
Ripal Wahyudi resmi bergabung dengan Persis Solo di Liga 1 2024/2025. (Media Persis Solo)
JawaPos.com - Ripal Wahyudi resmi bergabung bersama Persis Solo setelah sebelumnya mengabdi di Persebaya Surabaya. Sosok yang bermain di posisi gelandang bertahan ini cukup solid saat berseragam Persebaya pada musim 2023/2024 lalu.
Sosok Ripal Wahyudi menjadi pemain baru ketiga Persis Solo setelah Rizky Dwi dan Mochammad Zaenuri yang terlebih dulu diperkenalkan Laskar Sambernyawa. Performa apik dalam bertahan dan menjaga keseimbangan lini tengah bersama Persebaya saat Liga 1 musim 2023/2024 dapat menjadi salah satu alasan mengapa pemain ini didatangkan ke Solo.
Datangnya pemain asli dari Garut ini menggantikan Mochamad Shulton Fajar dan Taufiq Febriyanto yang tak mendapat perpanjangan kontrak dari manajemen Persis Solo. Daya juang tak kenal lelah Ripal diharapkan dapat menjadi penyeimbang dan filter pertama penyerangan lawan pada musim 2024/2025 mendatang.
Saat bersama Persebaya selama setahun, Ripal Wahyudi telah mencatatkan penampilan sebanyak 27 kali setara 1.263 menit dan menjadi yang terbanyak selama karirnya di Liga Indonesia. Dari total penampilan itu Ripal yang terkenal dikalangan Bonek dengan gaya rambut mulletnya ini berhasil mencetak satu gol.
Satu-satunya gol yang dicetak Ripal Wahyudi bersama Persebaya saat melawan Dewa United pada 30 September 2023 lalu. Gol yang dicetak Ripal ini berasal dari umpan yang dilepaskan Reva Adi dan diselesaikan dengan tendangan kaki kanan.
Ketika mengabdi di klub kebanggaan Kota Pahlawan, Ripal Wahyudi menempati beberapa posisi berbeda. Gelandang bertahan, gelandang tengah, gelandang serang, hingga bek kanan pernah dirinya jajal. Akan tetapi, pemain berusia 23 tahun ini paling sering ditempatkan pada posisi gelandang bertahan.
Atribut bertahan Ripal Wahyudi dapat diacungi jempol, dirinya tak kenal lelah saat berada di tengah lapangan menjadi orang yang bertugas menggagalkan serangan lawan. Daya tahannya saat bermain pun sangat kuat, terbukti dari total 27 kali penampilannya sosok Ripal Wahyudi tak pernah mengalami cedera.
Dirinya hanya melewatkan pertandingan ketika mendapat hukuman akumulasi kartu kuning ataupun kartu merah. Menempati posisi yang rawan untuk melakukan pelanggaran, Ripal Wahyudi selama bermain di Liga 1 2023/2024 bersama Persebaya mencatatkan empat kartu kuning dan sekali mendapat kartu merah langsung.
Satu kartu merah yang didapatkan oleh Ripal Wahyudi terjadi saat Persebaya kalah 0-3 melawan Dewa United pada 16 April 2024 lalu. Saat itu, dirinya mendapat kartu merah pada menit ke-90 dan hanya bermain selama delapan menit di atas rumput lapangan Stadion Gelora Bung Tomo Surabaya.
Ripal Wahyudi mengungkapkan bahwa dirinya merasa senang sekali dan akan berusaha berjuang keras untuk memberikan yang terbaik bagi Persis Solo. Sebelum memilih hijrah ke Persis, sosok Ripal telah berdiskusi terlebih dulu dengan keluarga untuk memantapkan hatinya.
"Pasti senang sekali, bisa bergabung di tim yang indah ini. Alhamdulillah saya dan keluarga sudah berdiskusi untuk (karir) kedepannya, tapi pilihan saya tetap Persis. Saya akan berjuang keras untuk memberikan hasil yang terbaik bagi Persis," ungkap Ripal Wahyudi yang dikutip dari situs resmi Persis Solo pada Senin (1/7).
Bergabung bersama Persis Solo tentunya Ripal mempunyai target dan harapan tersendiri. Targetnya ketika bergabung dengan Laskar Sambernyawa yakni dapat berkontribusi baik untuk mengantar Persis Solo meraih gelar juara Liga 1 2024/2025 mendatang. Bahkan, dirinya sangat berharap kepada suporter Persis Solo untuk selalu datang memenuhi Stadion Manahan.
"Targetnya saya bisa memberikan yang terbaik dan membawa prestasi untuk Persis. Semoga para suporter selalu memenuhi Stadion Manahan setiap kali laga kandang," tutupnya.

Koperasi Desa Merah Putih di Pakuhaji Sepi dan Bangunan Sederhana, Dinkop UMKM Tangerang: Tidak Dibangun dari Dana Agrinas
Jadwal Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Siap Jaga Konsistensi di Barcelona
Sekjen Laskar Merah Putih Minta Presiden Perhatikan Para Jaksa: Mereka Belum Dapat Apresiasi yang Proporsional
Kemendiktisaintek Ubah Nama Prodi Teknik jadi Rekayasa, ini Daftarnya
Fans Persija Datangi Sesi Latihan di Sawangan, Jakmania Bentangkan Spanduk Kritik untuk Manajemen Klub
Hasil Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Bikin Kejutan! Tembus 13 Besar di FP2
11 Oleh-Oleh Khas Semarang yang Paling Diburu Wisatawan karena Rasanya Lezat dan Cocok Dijadikan Buah Tangan
10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
12 Hotel Terbaik di Semarang dengan Fasilitas Lengkap, Nuansa Cozy dan Menenangkan untuk Quality Time Bersama Orang Tercinta
13 Buah Tangan Khas Malang Paling Populer dengan Cita Rasa Lezat dan Harga Ramah di Kantong
