
TAK TERGANTIKAN: Terungkap alasan Marselino Ferdinan (kanan) tak tergantikan di Timnas Indonesia (@marselinoferdinan10)
JawaPos.com – Marselino Ferdinan, bintang muda Timnas Indonesia, sering kali menjadi sasaran kritik netizen karena penampilannya yang dianggap kurang maksimal. Namun, pembelaan datang dari seorang eks asisten pelatih Luis Milla yang saat ini bekerja di Liga 1, Bayu Eka Sari atau Bang BES.
Dalam sebuah diskusi bersama akun @ruangtaktik di platform X (sebelumnya dikenal sebagai Twitter), alasan mengapa Marselino tak tergantikan di era pelatih Shin Tae-yong dijelaskan dengan rinci.
Akun @ruangtaktik membagikan pandangan asisten pelatih tersebut melalui sebuah unggahan yang mengatakan bahwa mantan pemain Persebaya Surabaya itu memiliki output kreativitas yang membuat suatu tim tidak mudah ditebak.
"Kemarin ngobrol sama salah satu asisten pelatih Liga 1. Pemain model Marselino selalu diberi lisensi lebih karena dia punya output kreativitas. Gampangnya bikin tim ga mudah ditebak. Dia akan dimarahi kalo ga ikut bertahan,” tulis @ruangtaktik.
Poin penting yang ditunjukkan oleh Ruang Taktik mengenai Marselino adalah kemauannya untuk mau membantu pertahanan, dengan jumlah recovery yang setara dengan bek andalan Timnas Indonesia, Jay Idzes, meski Marselino bermain di lini depan.
“Lino (sapaan Marselino) meski memang ga perform, tapi mau bertahan. Kalo minusnya temen-temen udah nonton sendiri kemarin dan memang setuju kurang oke di fase on possession. Tapi itu tadi, aspek yang dilihat pelatih kan ga cuma pas nyerang/possession aja. Tapi, pas transisi ke bertahan gimana, pas bertahan gimana. Jumlah recoveries Lino kmrn sama kaya bek, Idzes. Tertinggi di match ini, padahal dia pemain depan," lanjutnya.
Diskusi ini menunjukkan bahwa Marselino diberikan peran khusus karena kreativitasnya yang tinggi, sehingga membuat permainan tim sulit ditebak oleh lawan. Namun, meski peran utamanya adalah menyerang, Marselino tetap berusaha keras dalam bertahan, suatu kualitas yang dihargai oleh pelatih.
Beberapa netizen kemudian bertanya, "kenapa bisa gitu, min? apakah krn ada Haye dan Nathan yang jd motor serangan?"
@ruangtaktik menjawab, "Salah satunya. Lino jadi ga perlu turun utk bantu build up di belakang krn udah ada Haye-Nathan. Tapi dia harus lebih optimal & decisive di depan. Ada momen dia lari ke belakang kemudian diumpan Haye pada babak kedua akhir. Mungkin kaya gitu diperbanyak lagi."
Jawaban ini menjelaskan bahwa keberadaan pemain seperti Haye dan Nathan, yang mengendalikan serangan dari belakang, memungkinkan Marselino untuk fokus pada perannya di depan. Namun, dia tetap diharapkan untuk lebih optimal dan membuat keputusan yang tepat saat berada di posisi menyerang.
Pembelaan dari Bang BES dan @ruangtaktik ini menegaskan bahwa meskipun Marselino mungkin terlihat kurang optimal saat menguasai bola, kontribusinya dalam transisi dan bertahan sangat signifikan. Jumlah recoveries-nya yang tinggi, setara dengan pemain belakang seperti Idzes, menunjukkan bahwa dia bekerja keras di lapangan, bahkan di luar perannya sebagai penyerang.
Marselino, meski kerap disalahkan, tetap mendapatkan kepercayaan dari pelatih karena aspek-aspek penting lainnya dalam permainannya. Eks asisten pelatih Luis Milla ini mengingatkan kita bahwa sepak bola adalah permainan yang kompleks, di mana kontribusi seorang pemain tidak hanya dilihat dari kemampuannya menguasai bola, tetapi juga dari usaha dan kerja kerasnya dalam bertahan dan transisi. Dengan dukungan seperti ini, diharapkan Marselino terus berkembang dan memberikan yang terbaik bagi timnas Indonesia.

15 Kuliner Soto Ayam Paling Lezat di Surabaya dengan Kuah Kuning Pekat, Koya Memikat dan Topping Nikmat
10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
11 Rekomendasi Es Teler Terlaris di Jogja, Selalu Jadi Favorit Pecinta Dessert Tradisional Warga Lokal Maupun Pelancong!
Diperiksa 2 Jam soal Penyalahgunaan AI, Freya JKT48 Serahkan Bukti Akun Baru ke Polisi
104 Pusat Perbelanjaan di Jakarta Bakal Pesta Diskon sampai 70 Persen, Catat Waktunya!
10 Rekomendasi Mall Terlengkap di Surabaya, Surganya Liburan Anak Muda Buat Shopping
11 Kuliner Maknyus Sekitar Kebun Raya Bogor, Tempat Makan yang Sejuk, Nyaman dan Enak
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
Pulang ke Persebaya Surabaya? Andik Vermansah Dapat Tawaran dari 5 Klub, Ingin Kembali Bermain di Kasta Tertinggi
