
GAGAL BERSINAR: Bagus Kahfi jadi salah satu talenta muda Timnas Indonesia yang gagal bersinar di Timnas Indonesia era Shin Tae-yong. (Instagram Bagus Kahfi)
JawaPos.com — Sepak bola Indonesia selalu dipenuhi dengan cerita-cerita menarik tentang talenta-talenta muda yang menjanjikan. Beberapa di antaranya, seperti Witan Sulaeman, Marselino Ferdinan, dan Ernando Ari telah menunjukkan potensi mereka baik di level nasional maupun internasional.
Namun, di balik gemerlapnya panggung sepak bola, terdapat pula kisah-kisah pahit tentang talenta muda yang kini menghilang ditelan bumi.
Bagus Kahfi: Cedera Menghantuinya
Bagus Kahfi adalah nama yang bersinar setelah membawa Indonesia meraih gelar juara Piala AFF U-16 pada 2018. Namun, cedera serius yang dialaminya saat berada di luar negeri membuat kariernya terhenti sejenak. Meskipun telah kembali ke Indonesia dan bermain untuk beberapa klub, seperti Barito Putra dan Astreas Tripolis, Bagus belum mampu mengembalikan performa terbaiknya.
Banyak yang menyebut bahwa cedera panjang yang dialaminya berpengaruh terhadap kemampuannya di atas lapangan, dan hal ini menghambatnya untuk kembali memperkuat Timnas Senior Indonesia.
Maldini Pali: Dari Lapangan ke Dunia Kepolisian
Maldini Pali dikenal sebagai pemain bola dengan skill di atas rata-rata. Namun, setelah beberapa musim bermain untuk beberapa klub di Indonesia, penampilannya kembali tidak semoncer ketika membela Timnas. Sadar akan posisinya, Maldini memilih untuk menjadi anggota kepolisian, meskipun karier sepak bolanya masih berlanjut.
Kini, dia berstatus tanpa klub dan karier sepak bolanya tampaknya telah mencapai ujungnya.
Ravi Murdianto: Postur Tinggi, Performa Menurun
Ravi Murdianto pernah menjadi kiper yang diharapkan akan menjadi kiper utama Timnas Indonesia di masa depan. Namun, setelah beberapa musim bermain di level klub, penampilannya tidak kunjung kembali seperti semula. Meskipun sempat bergabung dengan beberapa klub, seperti Mitra Kukar dan Persela Lamongan, Ravi tidak mampu menembus timnas dan kariernya di level klub pun tidak begitu bersinar.
Sutan Zico: Dari Top Skor hingga Kehilangan Tempat
Setelah sukses membawa Indonesia meraih gelar Piala AFF U-16, Sutan Zico menjadi pemain yang diharapkan di level timnas. Namun, setelah beberapa seleksi dan tidak mampu memuaskan pelatih, Sutan kehilangan tempatnya di skuad Timnas U-19. Di level klub, kariernya juga tidak semulus yang diharapkan, dan kini dia tampaknya kesulitan untuk kembali memperkuat timnas.
Muchlis Hadi: Dari Striker Menjadi Pensiunan Dini
Muchlis Hadi adalah sosok yang membawa kesuksesan bagi Timnas Indonesia di Piala AFF U-19 2014. Namun, setelah beberapa musim bermain di level klub, performanya menurun dan kariernya berakhir dengan pensiun di usia yang relatif muda. Saat ini, belum diketahui kabar terbaru dari Muchlis Hadi.
Rendy Juliansyah: Merosot Setelah Mencicipi Kejayaan

10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
Koperasi Desa Merah Putih di Pakuhaji Sepi dan Bangunan Sederhana, Dinkop UMKM Tangerang: Tidak Dibangun dari Dana Agrinas
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
Kemendiktisaintek Ubah Nama Prodi Teknik jadi Rekayasa, ini Daftarnya
12 Rekomendasi Mall Terbaik di Tangerang 2026: Destinasi Belanja, Kuliner & Lifestyle Favorit
Update Klasemen Usai MotoGP Catalunya 2026: Jorge Martin Gigit Jari, Bezzecchi Masih Tak Tersentuh
Jadwal Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Siap Jaga Konsistensi di Barcelona
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
Sekjen Laskar Merah Putih Minta Presiden Perhatikan Para Jaksa: Mereka Belum Dapat Apresiasi yang Proporsional
Jadwal dan Link Live Streaming Moto3 Catalunya 2026! Misi Berat Veda Ega Pratama Start P20
