
KALAH DI KANDANG: Pertemuan pertama Persebaya Surabaya vs Dewa United di kandang Green Force yang berakhir kekalahan bagi Persebaya Surabaya. (Persebaya Surabaya)
JawaPos.com — Kekalahan telak yang dialami oleh Persebaya Surabaya dari Dewa United dengan skor 0-3 di Gelora Bung Tomo masih menyisakan rasa kekecewaan bagi suporter Green Force.
Pelatih Persebaya Surabaya, Paul Munster, dengan jujur mengakui bahwa timnya melakukan kesalahan yang berujung pada kekalahan tersebut. Meskipun terdapat beberapa peluang, namun Persebaya Surabaya tidak mampu memanfaatkannya dengan baik.
Paul Munster pun memberikan apresiasi kepada Dewa United yang tampil sangat kuat dalam pertandingan tersebut. Pelatih berpaspor Irlandia Utara itu mengakui kualitas tim lawan yang memiliki pemain-pemain berkualitas dan memiliki keunggulan dalam berbagai aspek permainan. Namun, dia juga menegaskan bahwa dalam momen seperti ini, tidak ada gunanya saling menyalahkan, terutama para pemain. Paul Munster bertanggung jawab sebagai pelatih dan siap melindungi para pemainnya.
"Pertandingan secara keseluruhan tidak cukup baik, semua orang membuat kesalahan. Meskipun dari kami ada yang membuat peluang, tapi itu tidak menghasilkan apa-apa," kata dia saat konferensi pers usai pertandingan di Stadion Gelora Bung Tomo Surabaya, Selasa (16/4).
Paul Munster juga mengajak semua pihak, termasuk para pelatih, pemain, dan suporter, untuk bersatu dan menatap ke depan. Dengan fokus pada pembenahan tim dan semangat yang kuat, Persebaya Surabaya harus bangkit untuk menghadapi pertandingan-pertandingan selanjutnya.
"Tentu saya memberikan kredit kepada Dewa United, mereka memiliki banyak pemain bagus, jadi semuanya harus melihat kualitas itu. Dewa United semakin besar, lebih kuat, lebih cepat, teknisnya lebih baik," kata pelatih berlisensi UEFA Pro tersebut.
"Jika ada yang mau menyalahkan, silakan salahkan saya, jangan pemain, karena saya sebagai pelatih yang bertanggung jawab. Saya harus melindungi para pemain saya," kata dia.
"Lawan kami dalam empat pertandingan terakhir semua mengincar empat besar, begitu juga Dewa, tapi saya akan fokus dengan pemain dan tim, itu yang terpenting, karena semuanya harus berdiri bersama-sama dan saling memberi semangat," tambahnya.
"Jika semuanya bisa merayakan kemenangan bersama, begitu juga dengan kekalahan, ayo dihadapi bersama untuk saling menguatkan," tambahnya.
Sementara itu, kapten Persebaya Surabaya, Reva Adi Utama, menyatakan bahwa dia akan berusaha mengangkat mental rekan-rekannya. Dirinya menekankan pentingnya untuk bersatu dan tidak saling menyalahkan dalam momen sulit seperti ini. Baginya, semua pemain harus bersama-sama berjuang untuk menyelamatkan Persebaya Surabaya agar tetap berada di Liga 1.
"Setelah ini mungkin saya akan kumpulkan semua pemain untuk berbicara, namun ini bukan waktunya untuk saling tunjuk siapa yang salah, tapi ayo bersama-sama untuk menyelamatkan Persebaya agar tetap di Liga 1," kata Reva.
"Jika ada pemain yang tidak ingin bangkit, menurut saya berhenti saja main sepak bola. Jadi, saya tegaskan kepada para pemain ayo bersama-sama untuk berjuang sampai pertandingan terakhir," sambung dia.
Kekalahan dari Dewa United membuat Persebaya Surabaya tertahan pada peringkat ke-10 dalam klasemen sementara Liga 1, dengan hanya mengumpulkan 39 poin dari 31 pertandingan. Pertandingan selanjutnya akan menjadi ujian berat bagi Persebaya Surabaya, tepatnya ketika mereka akan melawan Persib Bandung di Stadion Si Jalak Harupat pada 20 April mendatang.
Pertandingan ini akan menjadi tantangan besar bagi Persebaya Surabaya, mengingat hasil buruk yang mereka alami dalam beberapa pertandingan terakhir. Namun, tidak ada waktu untuk meratapi kekalahan. Persebaya Surabaya harus segera bangkit dan menunjukkan semangat juangnya untuk meraih kemenangan di laga tandang kontra Persib Bandung.
Rekor pertemuan Persib Bandung vs Persebaya Surabaya di pekan ke-32 Liga 1 Indonesia 2023/2024

Koperasi Desa Merah Putih di Pakuhaji Sepi dan Bangunan Sederhana, Dinkop UMKM Tangerang: Tidak Dibangun dari Dana Agrinas
Jadwal Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Siap Jaga Konsistensi di Barcelona
Sekjen Laskar Merah Putih Minta Presiden Perhatikan Para Jaksa: Mereka Belum Dapat Apresiasi yang Proporsional
Kemendiktisaintek Ubah Nama Prodi Teknik jadi Rekayasa, ini Daftarnya
Fans Persija Datangi Sesi Latihan di Sawangan, Jakmania Bentangkan Spanduk Kritik untuk Manajemen Klub
Hasil Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Bikin Kejutan! Tembus 13 Besar di FP2
11 Oleh-Oleh Khas Semarang yang Paling Diburu Wisatawan karena Rasanya Lezat dan Cocok Dijadikan Buah Tangan
10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
12 Hotel Terbaik di Semarang dengan Fasilitas Lengkap, Nuansa Cozy dan Menenangkan untuk Quality Time Bersama Orang Tercinta
13 Buah Tangan Khas Malang Paling Populer dengan Cita Rasa Lezat dan Harga Ramah di Kantong
