Logo JawaPos
Author avatar - Image
Minggu, 7 April 2024 | 23.04 WIB

Menelusuri Jejak Sinyo Aliandoe, Legenda Persija Jakarta yang Bawa Macan Kemayoran Juara Tanpa Kekalahan pada 1964

LEGENDA: Potret legenda Persija Jakarta, Sinyo Aliandoe, yang berhasil memberikan kontribusinya baik sebagai pemain maupun pelatih. (Persija Jakarta) - Image

LEGENDA: Potret legenda Persija Jakarta, Sinyo Aliandoe, yang berhasil memberikan kontribusinya baik sebagai pemain maupun pelatih. (Persija Jakarta)

JawaPos.com — Persija Jakarta, salah satu klub sepak bola paling bergengsi di Indonesia, telah menghasilkan banyak legenda dalam sejarahnya.

Namun, mungkin tidak banyak yang mengetahui tentang Sinyo Aliandoe, sosok yang berhasil membawa kejayaan bagi Persija baik sebagai pemain maupun pelatih.

Sebastian Sinyo Aliandoe lahir pada 1 Juli 1940, di Larantuka, Flores Timur. Namanya mungkin tidak sepopuler beberapa legenda Persija Jakarta lainnya, tetapi kontribusinya bagi klub tidak dapat diabaikan.

Sebagai pemain, Sinyo Aliandoe telah menunjukkan bakatnya sejak dini. Potensinya terlihat ketika dia bergabung dengan Maesa, tim internal Persija Jakarta. Endang Witarsa, pelatih Persija Jakarta saat itu, segera mengenali talenta yang dimiliki Sinyo.

Bersama Persija, Sinyo Aliandoe berhasil membawa tim ibu kota meraih gelar juara Kompetisi PSSI Perserikatan pada 1964 dengan rekor tak terkalahkan. Prestasinya di level klub membantu memperkuat posisinya dalam skuad timnas Indonesia.

Sebagai bagian dari Timnas Indonesia, Sinyo Aliandoe menjadi bagian dari beberapa kemenangan bersejarah. Bersama rekan-rekannya, dia meraih gelar juara di ajang seperti Aga Khan Gold Cup di Bangladesh, Piala Raja di Thailand, dan Merdeka Games di Kuala Lumpur, Malaysia. Namun, cedera patah kaki mengakhiri karier sepak bolanya yang potensial pada usia muda.

Meski karier sebagai pemain terhenti, Sinyo Aliandoe tidak kehilangan cintanya pada sepak bola. Dia kembali ke dunia sepak bola sebagai pelatih dan menunjukkan bakatnya yang luar biasa di era awal 1970-an. Persija Jakarta menjadi tim pertamanya sebagai pelatih, dan prestasi tidak lama datang.

Di bawah arahannya, Persija meraih gelar juara Kompetisi PSSI Perserikatan level Divisi Utama pada 1973. Kemudian, Sinyo Aliandoe melanjutkan kesuksesannya dengan membawa Persija Jakarta meraih gelar Piala Quoch Khan di Vietnam dan medali emas PON untuk kontingen sepak bola DKI Jakarta.

Kiprahnya sebagai pelatih semakin menanjak, dan pada 1975, dia kembali membawa Persija Jakarta meraih gelar juara di Indonesia. Kesuksesannya menarik perhatian federasi sepak bola Indonesia, dan dia akhirnya ditunjuk untuk menangani Timnas Indonesia.

Sebagai pelatih timnas Indonesia, Sinyo Aliandoe berhasil membawa timnas Indonesia melewati beberapa pencapaian bersejarah. Salah satu momen yang paling dikenang adalah saat dia menjadi juru taktik pada Pra-Piala Dunia 1986. Di bawah arahannya, Timnas Indonesia berhasil mengalahkan tim-tim kuat seperti India, Bangladesh, dan Thailand yang tergabung di Grup 3B.

Namun, sayangnya, asa untuk lolos ke putaran final Piala Dunia 1986 akhirnya pupus setelah kekalahan dari Korea Selatan. Di pertemuan awal, Indonesia mengalami kekalahan 0-2 di Seoul, kemudian di laga kedua di Jakarta, mereka kembali menelan kekalahan dengan skor 1-4.

Meskipun demikian, kontribusi Sinyo Aliandoe dalam membaca taktik dan mengelola tim tidak dapat dipandang sebelah mata. Kehadiran Sinyo Aliandoe memberikan keuntungan tersendiri. Keterampilannya dalam menganalisis taktik selalu menjadi andalan, serta keputusan perubahan pemain yang diambilnya selalu terbukti tepat dan menghasilkan dampak positif bagi tim.

Pada 18 November 2015, Sinyo Aliandoe, sang legenda Persija Jakarta, meninggalkan dunia ini pada usia 75 tahun. Meskipun telah tiada, warisannya sebagai pemain dan pelatih tetap hidup dalam sejarah Persija Jakarta.

Kisah Sinyo Aliandoe adalah cerminan dari dedikasi, kerja keras, dan cinta pada sepak bola. Sebagai pemain dan pelatih, dia telah meninggalkan jejak yang tak terlupakan bagi Persija Jakarta dan sepak bola Indonesia secara keseluruhan.

Editor: Edi Yulianto
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore