
JADI KORBAN: Radja Nainggolan juga jadi korban aksi berbahaya Wahyudi Hamisi ketika laga Bhayangkara FC menghadapi PSS Sleman. (Instagram Radja Nainggolan)
JawaPos.com – Bhayangkara FC sejatinya akan melakoni laga ketiga mereka kontra Dewa United FC di musim kompetisi musim ini. Dimana dua diantaranya, terjadi pada putaran pertama kompetisi BRI Liga 1 dan kedua terjadi di partai uji coba. Pada dua laga itu, skor imbang 2-2 tercipta.
Pada pertemuan ketiga di Stadion PTIK, Jakarta, Sabtu malam (16/3), Bhayangkara yakin jika kemenangan bisa dipetik Sani Rizki Fauzi dan kawan-kawan. Apalagi, angka sempurna menjadi hal yang wajib didapatkan tim berjuluk The Guardian tersebut.
“Saya yakin pada laga besok (hari ini) kita bisa memenangkan pertandingan. Mudah-mudahan taktik dan strategi yang kita rencanakan bisa membuat kita bisa meraih angka penuh,” ungkap caretaker pelatih Bhayangkara FC, Emral Abus.
Tidak hanya Emral, keyakinan serupa juga diutarakan penjaga gawang Bhayangkara FC, Awan Setho Raharjo. Pemain asal Semarang itu menegaskan persiapan yang dijalani timnya sudah berjalan baik sejauh ini. Dirinya berharap hal itu bisa jadi modal penting di laga kandang kontra Dewa United.
“Antusias sangat tinggi. Kami sangat menantikan pertandingan nanti, karena jadi laga final untuk kami. Mulai dari sekarang kami harus memenangkan pertandingan,” paparnya.
“Kami harus mengumpukan poin untuk tetap ada di Liga 1. Kita berdoa bersama jika laga kontra Dewa United akan jadi titik balik bagi Bhayangkara,” tutup Awan.
Sementara Pelatih Dewa United, Jan Olde Riekerink, mengungkapkan kesiapan timnya jelang laga kontra Bhayangkara FC di Stadion PTIK, Jakarta, malam ini.
Kendati lawan yang dihadapi masih berkutat di zona degradasi, namun Riekerink benar-benar enggan untuk menganggap Bhayangkara FC sebelah mata.
"Kami tahu akan menghadapi lawan yang akan berjuang di fase akhir kompetisi untuk tetap bertahan di Liga 1. Tapi, kami datang dengan ambisi," kata Jan Olde Riekerink.
"Kami harus sadari akan melawan tim yang sedang terluka dan juga punya kualitas di dalam skuadnya. Jelas, fakta tersebut harus kami antisipasi," imbuhnya.
Lebih lanjut, Riekerink juga menyebut tim berjuluk The Guardian tersebut memiliki beberapa pemain yang memiliki kualitas sebagai pembeda di lapangan.
"Saya rasa Bhayangkara FC punya pemain-pemain yang bisa menjadi pembeda seperti Brandao, Mier, serta Nainggolan. Pemain-pemain seperti itu dengan satu momen bisa saja mengubah hasil pertandingan," imbuhnya.
"Kurang lebih itulah tantangan yang harus kami hadapi. Selain itu, kami juga harus menyadari bahwa musim ini belum selesai dan masih ada beberapa pertandingan yang harus dimainkan," tutup eks pelatih Galatasaray tersebut.

Profil Ikhwan Ali Tanamal: Winger Baru Persib Bandung Menyala di Piala Presiden 2026, Wonderkid Tulehu Dikontrak hingga 2028
Prediksi Skor PSMS Medan vs Port FC Piala Presiden 2026: Debut Bruno Moreira Usai Tinggalkan Persebaya Surabaya
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Profil Fajar Listyantara, Legenda PSS Sleman dan PSIM Yogyakarta yang Meninggal Dunia Akibat Gagal Ginjal
Bentrok Maut Tambak Matraman, Satu Orang Tewas, Motor hingga Rumah Semi Permanen Dibakar
Prediksi Skor Persebaya Surabaya vs Persija Jakarta di Piala Presiden 2026: Momentum Green Force Unjuk Gigi
Ikhwan Ali Tanamal Resmi Gabung Persib Bandung, Siap Bekerja Keras Rebut Tempat di Tim Utama
Prediksi Susunan Pemain PSMS Medan vs Port FC di Piala Presiden 2026: Port Lions Masih Terlalu Digdaya!
Prediksi Skor Persib Bandung vs Arema FC di Piala Presiden 2026: Maung Bandung Masih Terlalu Perkasa?
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
