
KRITIK KERAS: Teco berharap perubahan mendadak aturan di tengah kompetisi tidak membuat skuad Bali United kehilangan fokus dan semangat. (Bali United FC)
JawaPos.com — Stefano Cugurra, yang lebih akrab disapa Coach Teco, menyoroti keputusan baru terkait regulasi pemain U-23 dalam Liga 1 Indonesia.
Dalam sebuah pernyataan di Gianyar, Bali, Jumat, pelatih Bali United asal Brasil ini menekankan bahwa kualitas pemain harus menjadi faktor penentu utama dalam menentukan siapa yang layak diturunkan di lapangan, terlepas dari usia mereka.
Menurut Teco, yang lebih penting adalah kinerja pemain di atas lapangan, bukan terikatnya pada regulasi tertentu. Dia menggarisbawahi bahwa pemain yang memiliki penampilan terbaik yang pantas untuk mendapatkan kesempatan bermain.
Namun demikian, meskipun menegaskan pentingnya kualitas pemain, Teco tidak sepenuhnya setuju dengan perubahan regulasi yang menghapus kewajiban memainkan pemain U-23 dalam starting XI. Alasannya adalah karena Bali United telah membentuk timnya dengan mempertimbangkan regulasi tersebut sejak awal musim kompetisi 2023/2024.
Teco menyatakan bahwa keputusan tersebut, meskipun diambil demi mendukung tim nasional U-23 yang akan berlaga di Piala Asia U-23 2024, tidaklah sesuai dengan perspektifnya. Dia menegaskan bahwa saat mereka membentuk tim, regulasi itu adalah pertimbangan penting dalam menyusun komposisi tim.
Mantan pelatih Persija Jakarta ini juga menyoroti pentingnya persaingan sehat antara pemain senior dan pemain muda di dalam tim. Meskipun pemain senior memiliki pengalaman yang lebih luas, keberadaan pemain muda juga memberikan warna tersendiri dalam kompetisi. Dia menganggap adanya persaingan ini akan membantu tim dalam mencapai performa terbaiknya.
Keputusan untuk menghapus kewajiban memainkan pemain U-23 dalam starting XI di Liga 1 Indonesia 2023/2024 merupakan hasil dari amendemen aturan yang diajukan oleh PT Liga Indonesia Baru (LIB) dan disetujui oleh PSSI. Amendemen ini diterapkan mulai pekan ke-27 kompetisi hingga berakhirnya musim.
Dalam keterangan resmi yang dikeluarkan oleh LIB, mereka menyebutkan permohonan amendemen tersebut didasarkan atas dukungan klub-klub Liga 1 terhadap timnas U-23 yang akan bertanding di Piala Asia U-23 2024. LIB kemudian memberitahukan langsung kepada semua klub peserta Liga 1 tentang perubahan tersebut.
Meskipun demikian, keputusan ini tidak sepenuhnya diterima oleh semua pihak, termasuk oleh Coach Teco. Dia mengekspresikan ketidaksetujuannya terhadap keputusan tersebut dan berharap agar regulasi awal tetap dipertahankan.
Dalam suasana kompetisi yang semakin ketat, keputusan terkait regulasi pemain U-23 ini tentu saja akan memiliki dampak yang signifikan bagi semua klub yang berpartisipasi dalam Liga 1 Indonesia. Namun, bagaimanapun, hal ini juga menunjukkan dinamika dalam pengelolaan kompetisi dan dukungan terhadap pembangunan sepak bola nasional.
Mengakhiri pernyataannya, Coach Teco menyatakan harapannya bahwa perubahan ini tidak akan mengurangi semangat dan intensitas persaingan di dalam tim. Baginya, yang terpenting adalah bagaimana setiap pemain, baik senior maupun muda, dapat memberikan yang terbaik untuk tim dan sepak bola Indonesia secara keseluruhan.

Koperasi Desa Merah Putih di Pakuhaji Sepi dan Bangunan Sederhana, Dinkop UMKM Tangerang: Tidak Dibangun dari Dana Agrinas
Jadwal Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Siap Jaga Konsistensi di Barcelona
Sekjen Laskar Merah Putih Minta Presiden Perhatikan Para Jaksa: Mereka Belum Dapat Apresiasi yang Proporsional
Kemendiktisaintek Ubah Nama Prodi Teknik jadi Rekayasa, ini Daftarnya
Fans Persija Datangi Sesi Latihan di Sawangan, Jakmania Bentangkan Spanduk Kritik untuk Manajemen Klub
Hasil Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Bikin Kejutan! Tembus 13 Besar di FP2
11 Oleh-Oleh Khas Semarang yang Paling Diburu Wisatawan karena Rasanya Lezat dan Cocok Dijadikan Buah Tangan
10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
12 Hotel Terbaik di Semarang dengan Fasilitas Lengkap, Nuansa Cozy dan Menenangkan untuk Quality Time Bersama Orang Tercinta
13 Buah Tangan Khas Malang Paling Populer dengan Cita Rasa Lezat dan Harga Ramah di Kantong
