
Kurnia Sandy
Di kancah sepak bola, belum ada kiper berdarah murni Indonesia yang menembus Serie A Italia. Kurnia Sandy pernah dan tercatat namanya sebagai skuad Sampdoria. Bagaimana kabarnya sekarang?
Sidiq Prasetyo, Sidoarjo
Nama Kurnia Sandi sangat populer di sepak bola. Bagaimana tidak, dia merupakan kiper Tim Nasional Indonesia di era 1990an dan awal 2000-an.
Klub klub besar tanah air pernah dibelanya seperti Pelita Jaya, Arema, Persik, dan Persebaya Surabaya. Bahkan, Kurnia Sandi pernah dididik di Italia melalui program PSSI Primavera.
Bahkan dari program itu, Kurnia Sandy bergabung dalam latihan Tim Serie A Italia Sampdoria di Kota Genoa. Wajah lelaki kelahiran Semarang 25 Agustus 1975 itu pun ada di foto klub yang pernah dibela mantan pelatih Timnas Italia Roberto Mancini itu.
Namun, kenapa nama besar dan popularitasnya di sepak bola tak membuat Kurnia Sandy terpilih anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sidoarjo? "Saya lagi gak fokus di situ (anggota dewan). Itu yang membuat saya tak pasang baliho gambar saya satu pun," ungkap Kurnia Sandy.
Bahkan, kegagalan yang dialami di pemilihan anggota legislatif ini bukan kali pertama. Lima tahun yang lalu pun serupa.
"Gak ada baliho juga karena anak-anak yang melarang. Malu katanya," lanjut Kurnia Sandy.
Dia maju sebagai calon anggota dewan dari Partai Amanat Nasional (PAN). Kurnia Sandy mengungkapkan ada alasan sendiri dia bersedia menjadi caleg.
"Ketua PAN Sidoarjo, saudara sepupu dari istri. Jadi saya bantu-bantu saja," lanjut kiper yang pernah digembleng juga di Diklat PSSI Salatiga itu.
Menurutnya, saat ini fokusnya adalah di sepak bola. Khususnya dalam mengembangkan ilmu para kiper di Indonesia. Apalagi, Kurnia Sandy mempunyai lisensi pelatih kiper tertinggi di sepak bola Indonesia.
"Kalau sertifikat melatih kiper saya, Goal Keeper Level 3 AFC. Untuk umum, saya juga punya A AFC. Maunya mau ambil A Pro nanti," lanjut Kurnia Sandy.
Beberapa tim pernah ditangani. Mulai dari Perseman Manokwari di Divisi 1 LPI. Tim Indonesia U16 di ajang Piala AFF Myanmar.
"Saya juga Pernah di Frenz United Malaysia
Timnas 16 - 19, PBR di Piala Presiden," terang Kurnia Sandy.
Bahkan, dia pernah menangani klub Malaysia T-Team. Ada juga Sriwijaya FC Palembang, Madura United, Timnas Wanita Indonesia dan Timnas Indonesia di ajang Pra Kualifikasi Piala.Dunia. (*)

Pertandingan Perpisahan Bruno Moreira? Kapten Persebaya Surabaya Kirim Sinyal Emosional Jelang Lawan Persis Solo
11 Kuliner Gudeg Paling Recomended di Surabaya dengan Harga Murah Meriah Tapi Rasa Tidak Murahan
Mengenal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026: Aturan, Materi, dan Ambang Batas
10 Batagor Terenak di Bandung dengan Bumbu Kacang Istimewa, Kuliner Murah Meriah dengan Rasa Premium
Prediksi Skor Bayern Munchen vs PSG: Siapa yang akan Bertemu Arsenal di Final Liga Champions?
14 Spot Gudeg di Bandung dengan Cita Rasa Khas Yogyakarta yang Autentik dan Menggugah Selera
7 Hidden Gem Kuliner Sunda di Bogor yang Enak dan Wajib Dicoba, Suasana Asri dan Menunya Autentik
13 Gudeg Paling Enak di Solo dengan Harga Terjangkau, Rasa Premium, Cocok untuk Kulineran Bareng Keluarga!
12 Rekomendasi Kuliner Malam di Surabaya dengan View Terbaik untuk Nongkrong Santai dan Pemandangan yang Memukau
Prediksi Skor Bayern Munchen vs PSG: Sejarah Die Roten Selalu Lolos dari Semifinal Liga Champions, Masih Dominan Lawan Klub Ligue 1
