Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 21 Februari 2024 | 21.49 WIB

Satu Hal yang Patut Dicontoh Shin Tae Yong dari Pelatih Timnas Putri Indonesia, Satoru Mochizuki

Pelatih Timnas Indonesia Shin Tae Yong (Sumber foto : rri.co.id)

JawaPos.com – Pelatih Timnas Putri Indonesia, Satoru Mochizuki, mencuri perhatian meski baru saja diresmikan kemarin, (20/2) oleh PSSI. Hal yang dimaksud adalah kemauannya untuk mempelajari bahasa Indonesia, untuk memudahkan koordinasi dan komunikasi dengan para pemain asuhannya.

Dilansir Antara, Pemilik lisensi AFC Pro itu bahkan sudah mempelajari percakapan sehari-hari dalam bahasa Indonesia, yang ditandai dengan membawa buku pelajaran dalam berbagai kesempatan.

"Iya, saya membawa buku percakapan ini sehari-hari, untuk memudahkan belajar," kata Mochizuki melalui bantuan penerjemah saat ditemui seusai acara perkenalan dirinya sebagai pelatih timnas putri yang baru di Jakarta, Selasa (20/2).

Sementara ini, pelatih yang membawa Timnas Putri Jepang juara Piala Dunia Wanita 2011 itu akan menggunakan jasa penerjemah untuk beberapa waktu ke depan. Ia mengaku akan sedikit demi sedikit menggunakan Bahasa Indonesia saat memberikan instruksi pada para pemain.

BERIKAN CONTOH PADA SHIN TAE-YONG

Hal positif yang ditunjukkan Satoru Mochizuki tersebut memberi contoh yang baik pada pelatih Timnas Senior Indonesia. Sebab, akhir-akhir ini Shin Tae-yong disorot karena ia belum mampu berbahasa Indonesia, meski telah kurang lebih 4 tahun tinggal di Tanah Air.

Terlebih, fasilitas yang diberikan oleh PSSI kepada pelatih asal Korea Selatan tersebut tergolong mewah. Dilansir dari kanal Youtube milik Park Moon-sung dalam acara Dalsu Live, Shin Tae Yong mengaku terkejut dengan fasilitas yang ia terima di Indonesia.

Shin Tae-yong menyatakan bahwa salah satu keuntungan yang diperolehnya adalah kendaraan yang dilengkapi dengan lampu strobo. Ini memungkinkan pelatih asal Korea Selatan tersebut untuk menghindari kemacetan lalu lintas terutama saat menghadapi tugasnya sebagai pelatih Timnas Indonesia di Jakarta.

"Saya punya mobil sendiri dan ada lampu strobo dengan nomor polisi kode negara, jadi setiap saya bepergian akan ada suara 'bipbipbip', tidak semua orang boleh menggunakan kendaraan negara," kata Shin Tae-yong.

Menurut Shin Tae-yong, fasilitas tersebut tidak tersedia di Korea Selatan sama sekali. Meskipun begitu, ia menyatakan bahwa ia telah terbiasa dan merasa cukup terbantu dengan segala keistimewaan yang dimiliki sebagai pelatih Timnas Indonesia.

Editor: Nicolaus Ade
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore