
KECEWA: Aksi Radja Nainggolan ketika berduel dengan gelandang Persebaya Surabaya, Robson Duarte. (Instagram Radja Nainggolan)
JawaPos.com – Bhayangkara FC harus merasakan getirnya kekalahan saat berhadapan dengan Persebaya Surabaya pada pertandingan Liga 1, Minggu (4/2).
Dalam pertemuan di markas Persebaya Surabaya, Stadion Gelora Bung Tomo, Radja Nainggolan dan kawan-kawan harus menyerah dengan skor tipis 1-0.
Pertandingan yang diprediksi ketat memang menjadi ujian berat bagi The Guardian, sebutan untuk Bhayangkara FC. Namun, hasil tidak memihak kepada mereka, menyisakan rasa kekesalan yang tak terbendung, khususnya bagi Radja Nainggolan.
Bhayangkara FC datang dengan tekad kuat untuk mencuri poin di kandang Green Force, julukan Persebaya Surabaya. Namun, dihadapkan dengan permainan menyerang dari tuan rumah, Bhayangkara FC harus berjuang keras mempertahankan gawang mereka.
Gol tunggal Paulo Henrique pada menit ke-54 menjadi pukulan telak bagi Bhayangkara FC. Meskipun Radja Nainggolan dan rekan-rekannya berusaha keras, upaya untuk menyamakan skor atau bahkan membalikkan keadaan menjadi sia-sia.
Setelah pertandingan usai, Radja Nainggolan mengungkapkan rasa kekecewaannya melalui akun Instagram pribadinya. Dia menegaskan bahwa timnya layak mendapatkan lebih, namun nasib tidak berpihak kepada mereka.
"Pertandingan yang sulit bahkan jika kami pantas mendapatkan lebih… kami terus berusaha mencapai tujuan kami… kami bermain dengan baik namun keadaan tidak memihak kami… semangat tim yang baik hingga akhir dan kami harus bekerja dari banyak hal positif yang telah kami tunjukkan…," ketik Radja Nainggolan di akun Instagram pribadinya.
Mantan pemain AS Roma dan Inter Milan tersebut juga menyoroti momen berbahaya yang diciptakan oleh timnya, terutama aksi tembakannya sendiri yang hampir menggetarkan gawang Persebaya. Namun, mistar gawang menjadi penyelamat bagi tuan rumah.
Meskipun Bhayangkara FC menunjukkan semangat yang tinggi hingga akhir pertandingan, namun hasil akhir tetaplah tidak memuaskan bagi mereka. The Guardian harus menerima kenyataan bahwa Persebaya Surabaya tampil lebih efektif dalam mengeksekusi peluang, meskipun jumlah peluang yang dihasilkan tidak sebanyak tim tamu.
Kemenangan Persebaya Surabaya tersebut juga memberikan semangat baru bagi mereka, terutama dengan momentum kebangkitan bersama pelatih Paul Munster. Meskipun masih berada di papan tengah klasemen, namun langkah Persebaya Surabaya perlahan-lahan mulai terlihat menuju posisi lebih baik di akhir musim.
Sementara itu, bagi Bhayangkara FC, kekalahan ini menjadi panggilan untuk melakukan evaluasi menyeluruh terhadap performa mereka. Terutama dalam memperbaiki posisi mereka yang masih belum aman di papan klasemen, khususnya dengan mereka menempati peringkat ke-18 dengan hanya mengumpulkan 15 poin.
Kesalahan-kesalahan kecil dan kurangnya efektivitas dalam mengeksekusi peluang menjadi fokus utama bagi tim ini. Dengan sikap yang tepat dan tekad yang kuat, Bhayangkara FC masih memiliki peluang untuk memperbaiki posisi mereka di Liga 1.
Dalam sepak bola, kekalahan adalah bagian tak terpisahkan dari permainan. Namun, yang terpenting adalah bagaimana sebuah tim dapat belajar dan tumbuh dari kekalahan tersebut. Radja Nainggolan dan rekan-rekannya di Bhayangkara FC harus mengambil hikmah dari kekalahan ini, dan kembali bangkit dengan semangat yang lebih besar untuk pertandingan selanjutnya.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Fenerbahce vs Lyon di Kualifikasi Liga Champions 2026/2027, Tuan Rumah Dilarang Kalah!
Prediksi Skor Dinamo Zagreb vs Viking di Liga Champions: Skuad Modri Datang dengan Modal Bagus!
Prediksi Levski Sofia vs AEK Athens: Misi Besar Tuan Rumah Kembali ke UCL Usai Absen 2 Dekade
Prediksi Skor Vietnam vs Malaysia Leg 2 Semifinal AFF 2026: The Golden Star Warriors Menuju Final!
Profil Putri Juficha, Miss Earth Indonesia 2025 yang Meninggal di Usia Muda
Prediksi Skor Deportivo La Coruna vs Elche: Comeback The Blue and Whites di La Liga Bakal Sengit!
BEM UI dan Puluhan Aliansi Mahasiswa Bakal Gelar Demo Besar di Bundaran HI Besok, Ini 8 Tuntutannya
Ada Andik Vermansah Hingga Leo Lelis, 6 Mantan Pemain Persebaya Memperkuat Tim Promosi
Prediksi Skor Thailand vs Singapura: Gajah Perang Selangkah Lagi ke Final Piala AFF 2026!
Prediksi Skor Slovan Bratislava vs Celje di Kualifikasi Liga Champions 2026/2027
