
AKHIRI PUASA KEMENANGAN: Paul Munster bangga terhadap pemain Persebaya Surabaya yang berhasil mengakhiri puasa kemenangan Green Force dalam 10 pertandingan terakhir. (Persebaya)
JawaPos.com - Pelatih Kepala Persebaya Surabaya Paul Munster menyatakan sangat senang atas kemenangan timnya saat melawan Bhayangkara Presisi FC namun masih banyak yang harus dievaluasi dari permainan anak asuhnya, dikutip dari ANTARA.
"Kami semua sudah memiliki ekspektasi untuk menang. Tetapi kami tidak bisa bersantai, kami masih harus bekerja keras, masih banyak yang harus kami evaluasi dari permainan anak-anak tadi," ucap pelatih asal Irlandia Utara tersebut saat konferensi pers usai pertandingan di Stadion GBT Surabaya, Minggu (4/2).
Munster menjelaskan dari pertandingan melawan Bhayangkara, beberapa pemain masih ada yang kurang tepat mengambil keputusan.
Namun, menurut mantan direktur teknik timnas Brunei Darussalam tersebut suka dengan pemain muda yang berpotensi seperti Toni Firmansyah.
"Kami belum lama bertemu oleh karena itu saya sudah berbicara dengannya sebelum pertandingan dan melihatkan beberapa video permainan agar dia bisa mengerti bagaimana dia harus bermain dengan skema tim, dia memang butuh waktu. Dan saya suka dia, dia pemain muda yang memiliki potensi, dia bisa berkembang," ujar Munster.
"Ini adalah standar yang saya inginkan, yaitu menang dalam setiap laga serta meraih clean sheet," tuturnya.
Baca Juga: Ketimpangan Terus Terjadi Di Indonesia, Inilah Komitmen Anies Baswedan!
Kemenangan hari ini, lanjutnya, dipersembahkan untuk para suporter Bonek dan Bonita yang telah mendukung Persebaya.
"Kemenangan ini kami persembahkan untuk seluruh suporter Bonek dan Bonita yang telah mendukung kami baik saat duka maupun suka," katanya.
"Tentu kami dari pemain selalu melakukan evaluasi dari diri sendiri dan secara tim, mungkin dari segi finishing dan bertahan, kedepannya kami akan lebih baik lagi," ujarnya.

Menebak Ranking FIFA Timnas Indonesia Selanjutnya Jika Menang Lawan Mozambik
Bocor! Alasan Brian Uriarte Tetap P4 Meski Crash di Moto3 Hungaria 2026, Bikin Veda Ega Pratama Finis P16
Prediksi Piala Dunia 2026: Sejarah Sebut Hanya 5 Tim Lolos Semua Kriteria Juara, Belanda Masuk Daftar
Media Jerman Pusing Lihat Ngerinya Performa Veda Ega Pratama di Sesi Practice Moto3 Hungaria 2026
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Breaking News! Veda Ega Pratama Naik ke Peringkat 3 Moto3 2026 Usai Diskualifikasi Adrian Fernandez
Eksklusif! Perjuangan Nyo Daftar Player Escort Sejak 2024, Menangis Haru Dipeluk Nathan Tjoe-A-On di Timnas Indonesia
Kronologi Lengkap Diskualifikasi Adrian Fernandez di Moto3 2026, Veda Ega Pratama Naik ke Posisi Tiga Klasemen
Hasil Practice Moto3 Hungaria 2026: Veda Ega Pratama Finis P2 dan Lolos ke Q2, Hakim Danish Justru Tersandung
Viral Pengemudi Ojek Pangkalan Getok Harga Rp 400 Ribu Senayan-Bundaran HI, Modus Bilang Tarif "58"
