
Kasim Botan (kanan) saat menjalani latihan bersama Persebaya Surabaya. Dia kini mulai mendapatkan kesempatan main sebagai bek kanan. (persebaya.id)
JawaPos.com – Pesepak bola sejatinya paham betul ketika mendapat kesempatan bermain reguler. Mereka akan memanfaatkan itu dengan baik melalui penampilan maksimal bersama tim masing-masing.
Namun, ketika pemain inti absen karena alasan kebugaran atau masalah indisipliner, maka tak menutup kemungkinan peluang mereka akan tergantikan oleh pemain pelapis.
Bahkan, tak sedikit posisi pemain inti tergantikan sepenuhnya oleh pelapis meskipun mereka telah kembali bugar atau lepas dari sanksi. Fakta itu yang tengah dialami Arief Catur Pamungkas.
Ketika Catur mendapat larangan bermain empat laga karena menyikut kepala bagian belakang pemain Dewa United, Ady Setiawan, maka posisinya kemudian digantikan oleh Kasim Botan.
Kasim turut andil dalam memainkan formasi baru Persebaya dalam dua pertandingan terakhir. Pemain berusia 26 tahun itu dimainkan sebagai full back kanan, posisi yang biasa dimainkan Catur.
Kasim mengisi posisi bek kanan saat Persebaya melawan Persik Kediri dan Barito Putera. Menurutnya, dia siap bermain di mana pun apabila pelatih menginstruksikan. Menurutnya, cara bermain bek kanan dan winger memiliki beberapa kesamaan.
“Saya rasa tidak ada masalah main di full back kanan, yang penting bisa kontribusi buat tim,” kata Kasim.
Pemain kelahiran Adonara, NTT, 14 April 1997, tersebut pernah berposisi sebagai full back kanan sebelum memutuskan sebagai winger di Akademi Harbi pada 2014. Dirinya dituntut tidak hanya solid membantu bertahan, tapi juga membantu serangan.
Kasim menyadari kontribusinya bisa memengaruhi pada gol tim dan catatan kebobolan. Karena itu, dia bertekad untuk bermain maksimal selama mendapat kepercayaan dari pelatih.
Sejauh ini, Kasim sudah mencatatkan 15 penampilan dengan torehan dua assist dan 22 tackles, 16 intersep, serta 6 clearances. Dalam menyerang, dia mengoleksi lima tendangan dua di antaranya shot on target.
“Saat menimba ilmu di akademi sekolah sepak bola, saya pernah berposisi bek kanan. Tetapi, kalau di profesional belum pernah sama sekali. Baru debut pertama di Persebaya,” jelasnya.
“Tentunya pelatih berpesan kepada saya agar bisa bermain solid menjaga area bertahan dari serangan winger lawan. Karena setiap tim di Liga 1 memiliki winger yang sangat cepat,” ujarnya.

16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
Persebaya Surabaya Dikabarkan Rekrut 2 Striker dan 2 Bek Baru, Ada Punggawa Tim Nasional
Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
Pemerintah Cabut Izin 2.231 Pengecer dan Distributor Pupuk Subsidi yang Rugikan Petani
Jadwal Shalat Idul Adha 2026 di Jakarta, Bandung, Surabaya, dan Kota Besar Lainnya
Abu Janda Dilaporkan ke Polisi Oleh Ikatan Keluarga Minang Hari Ini, Buntut Sebut Sumbar 'Barbar' dan Intoleran
Dulu Antreannya Mengular dan Jadi Buah Bibir Media Sosial, Kini Terlihat Lengang: Mengulik 5 Tempat Makan yang Sempat Viral Lalu Sepi Pengunjung
11 Kuliner Maknyus Sekitar Kebun Raya Bogor, Tempat Makan yang Sejuk, Nyaman dan Enak
Persib Bandung Dilaporkan Berburu 2 Winger Kiri Baru demi Prestasi di AFC, Nilai Pasarnya Lewati Thom Haye!
Orang yang Semakin Cantik Secara Fisik Seiring Bertambahnya Usia Biasanya Mengadopsi 6 Kebiasaan Sehari-hari Ini Menurut Psikologi
