
Pembukaan Piala Dunia U-17 bakal digelar di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT) Surabaya, Jumat (10/11).
JawaPos.com - Lanjutan Liga 1 akan mempertemukan tuan rumah Persebaya Surabaya vs PSIS Semarang pada Minggu (26/11).
Semula duel Persebaya Surabaya vs PSIS Semarang itu akan digelar di Stadion Joko Samudro, Gresik.
Namun laga Persebaya Surabaya vs PSIS Semarang itu berpotensi pindah tempat, imbas adanya kerusuhan suporter beberapa hari ke belakang.
Kini pihak Persebaya Surabaya pun tengah mengupayakan agar pertandingan kontra PSIS bisa digelar di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT).
Direktur Operasional Persebaya, Chandra Wahyudi, bahkan sudah mengirim surat resmi kepada pemerintah Surabaya untuk izin menggunakan GBT.
"Dengan perkembangan kerusuhan kemarin kami terus berkomunikasi, juga kemungkinan dinamikanya bagaimana. Sekarang kami menjajaki untuk bisa bermain di GBT. Hari ini manajemen Persebaya mengirim surat kepada Pemerintah Kota Surabaya untuk bisa kiranya bermain di GBT pada 26 besok lawan PSIS," ujarnya, dikutip JawaPos.com dari Radar Surabaya, Rabu (22/11).
Dikatakan Chandra, secara teknis Stadion GBT sudah selesai sebagai venue Piala Dunia U-17, sejak menggelar pertandingan Maroko vs Iran pada 21 November kemarin.
Dia juga sempat berkomunikasi dengan pihak-pihak terkait bahwa Stadion GBT hanya digunakan sampai babak 16 besar Piala Dunia U-17 saja.
"Secara teknis GBT ini sudah selesai menjalankan kewajiban sebagai tuan rumah Piala Dunia U-17, terakhir besok tanggal 21. Terus ketika kami berkomunikasi dengan pihak-pihak terkait kalau tidak salah penggunaan eksklusif expired GBT ini sudah selesai ketika menjalani dua pertandingan terakhir babak 16 besar Piala Dunia," tuturnya.
Artinya Persebaya Surabaya secara teknis juga sudah bisa menggunakan Stadion GBT saat menjamu PSIS Semarang.
Chandra pun mengakui sampai saat ini pihaknya terus berkomunikasi agar Persebaya bisa menjamu PSIS di GBT.
"Mudah-mudahan tidak dipakai lagi kecuali stadion ini dipakai, baru tidak bisa. Ini lagi kita komunikasikan mudah-mudahan bisa," ungkapnya.
Lebih lanjut, Chandra satu contoh yang terjadi di Piala Dunia 2018 Rusia.
Saat itu menurutnya ada satu Stadion yang digunakan sebagai venue Piala Dunia dari mulai babak penyisihan hingga 16 besar.
Namun Stadion tersebut sudah bisa digunakan menggelar event lain, padahal Piala Dunia belum sampai babak final.

Fans Persija Datangi Sesi Latihan di Sawangan, Jakmania Bentangkan Spanduk Kritik untuk Manajemen Klub
Kemendiktisaintek Ubah Nama Prodi Teknik jadi Rekayasa, ini Daftarnya
11 Oleh-Oleh Khas Semarang yang Paling Diburu Wisatawan karena Rasanya Lezat dan Cocok Dijadikan Buah Tangan
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
Sekjen Laskar Merah Putih Minta Presiden Perhatikan Para Jaksa: Mereka Belum Dapat Apresiasi yang Proporsional
7 Mall Terbaik di Bandung dengan Banyak Tenant Kuliner dan Spot Foto yang Instagramable
Persebaya Surabaya Cetak Prestasi! Masuk 8 Klub Indonesia Lolos Lisensi AFC Champions League Two Tanpa Syarat
10 Rekomendasi Bubur Ayam Paling Favorit di Surabaya, Terkenal Lezat dan Jadi Langganan Pecinta Kuliner Pagi
12 Rekomendasi Oleh-Oleh Tradisional dan Kekinian Khas Bandung, Wajib Masuk Daftar Belanja Wisatawan Saat Berkunjung ke Kota Kembang
10 Rekomendasi Oleh-oleh Khas Solo yang Selalu Ramai Dibeli Saat Musim Liburan, Mulai dari Tradisional hingga Makanan Kekinian!
