Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 22 November 2023 | 03.44 WIB

Jelang Lawan PSIS Semarang, Persebaya Jajaki Kemungkinan Bermain di Stadion GBT

Yan Victor (kanan) bersama dengan Bruno Moreira saat menjalani latihan bersama Persebaya. Green Force optimistis mendapatkan tiga angka di kandang Barito Putera. - Image

Yan Victor (kanan) bersama dengan Bruno Moreira saat menjalani latihan bersama Persebaya. Green Force optimistis mendapatkan tiga angka di kandang Barito Putera.

JawaPos.com - Jelang laga Persebaya Surabaya lawan PSIS Semarang yang dijadwalkan digelar 26 November 2023, pihak manajemen klub masih menunggu kepastian penggunaan Stadion Gelora Bung Tomo (GBT), Surabaya. Sebelumnya, pertandingan tersebut dijadwalkan bakal digelar di Stadion Gelora Joko Samudro (GJS), Gresik. Namun, pihak Persebaya diketahui sedang mengupayakan untuk menggelar laga kandang di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya.

Direktur Operasional Persebaya, Chandra Wahyudi, mengungkapkan bahwa mungkin akan ada perubahan terkait lokasi pertandingan karena imbas dari kerusuhan yang terjadi dalam pertandingan Liga 2 yang mempertemukan Gresik United dan Deltras FC.

"Dengan perkembangan kerusuhan kemarin kami terus berkomunikasi, juga kemungkinan dinamikanya bagaimana. Sekarang kami menjajaki untuk bisa bermain di GBT. Hari ini manajemen Persebaya mengirim surat kepada Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya untuk bisa kiranya bermain di GBT pada 26 besok lawan PSIS," ungkapnya saat ditemui wartawan di Media Center Piala Dunia U-17, dikutip dari Radar Surabaya (Jawa Pos Group), Selasa (21/11).

Diketahui, penggunaan Stadion GBT sebagai venue Piala Dunia U-17 secara teknis sudah selesai. Sebab, pertandingan terakhir yang digelar di GBT yakni pada 21 November 2023 saat pertandingan antara Mali dengan Meksiko, dan Maroko melawan Iran.

"Secara teknis, GBT ini sudah selesai menjalankan kewajiban sebagai tuan rumah Piala Dunia U-17, terakhir besok tanggal 21. Terus ketika kami berkomunikasi dengan pihak-pihak terkait kalau tidak salah penggunaan eksklusif expired GBT ini sudah selesai ketika menjalani dua pertandingan terakhir babak 16 besar Piala Dunia," imbuhnya.

Chandra juga menambahkan terkait penyelenggaraan Piala Dunia 2018 di Rusia yang bisa jadi bahan untuk refleksi. Pasalnya, saat itu salah satu stadion di Moskow yang menjadi venue Piala Dunia 2018 bisa digunakan untuk kegiatan lainnya karena masa pakai eksklusif sudah expired atau selesai.

"Dulu ketika Piala Dunia 2018 kalau teman-teman bisa cek ada salah satu stadion di Moskow menjadi host babak penyisihan dan 1 babak 16 besar. Waktu itu finalnya tanggal 15 Juli, tapi tanggal 13 Juli stadion markasnya Spartak Moskow ini sudah bisa untuk menggelar event lain. Kalau tidak salah waktu itu ada konsernya Guns n Roses," kata pria asal Bojonegoro itu.

Menurut Chandra, masih ada peluang untuk menggunakan Stadion GBT untuk pertandingan putaran kedua Liga 1 mendatang, antara Persebaya Surabaya melawan PSIS Semarang.

"Mudah-mudahan tidak dipakai lagi. Kecuali, stadion GBT ini dipakai, baru tidak bisa. Ini lagi kita komunikasikan, mudah-mudahan bisa," tandas Chandra Wahyudi.

Green Force - julukan Persebaya, bakal melakoni laga berat di pekan ke-20 Liga 1 2023-2024. Skuadasuhan Uston Nawawi dijadwalkan bakal menghadapi PSIS Semarang yang kini sedang berada di posisi atas klasemen sementara. PSIS menduduki posisi ke-3 dengan perolehan 34 poin. Sedangkan, Persebaya menempati posisi ke-13 dengan perolehan 22 poin.

Editor: Edy Pramana
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore