
Josep Gombau (tengah) melakukan pengamatan saat memimpin latihan Persebaya Surabaya. (Antara)
JawaPos.com – Uston Nawawi sudah berkomunikasi dengan Josep Gombau selaku pelatih baru Persebaya Surabaya, terutama terkait kondisi tim saat ini menjelang pertandingan melawan Madura United, Minggu (17/9).
"Komunikasi kami cukup baik, tadi sebelum latihan dan saat latihan, kami juga welcome sama Coach Josep, jadi tidak ada masalah," katanya dalam keterangannya di Surabaya, Jumat (15/9).
Namun, lanjutnya, pelatih asal Spanyol tersebut belum mengetahui secara detail kondisi para penggawa Persebaya. "Kondisinya Coach Josep baru datang, jadi dia masih observasi," ucapnya.
Menurut Uston, mantan pelatih klub India Odisha FC itu sudah banyak memberi masukan untuk tim. "Banyak masukan yang disampaikan, tapi tidak bisa saya ungkapkan di sini," tuturnya.
Selain itu, dirinya meyakini bahwa tren positif yang saat ini dimiliki Persebaya tetap terjaga meskipun ada pelatih kepala baru. "Semua harus positif, kan tujuannya untuk Persebaya," ucapnya.
Saat ditanya terkait statusnya, pelatih asal Sidoarjo tersebut mengatakan akan menunggu keputusan dari manajemen klub. "Akan ada pertemuan manajemen dan tim pelatih untuk detailnya dan akan dijelaskan," katanya.
Sementara itu, pemain asing Persebaya Song Ui-Young mengatakan senang bisa bertemu dengan pelatih baru dan sudah sedikit berdiskusi dengan Josep Gombau. "Pastinya senang bertemu dengan Coach Josep dan ini baru ketemu, tapi kami sudah berdiskusi sedikit tadi," ucapnya.
Karena itu, dirinya berharap bisa bekerja sama dengan Josep Gombau untuk mencapai target di kompetisi Liga 1 Indonesia. "Harapannya bisa bekerja sama untuk mengarungi kompetisi ini untuk mencapai target yang diberikan manajemen," ujarnya.
Hingga saat ini, menurut situs data sepak bola Transfermarkt, pemilik nama lengkap Josep Gombau Balague berstatus tanpa klub.
Namun, dipantau dari sosial media resmi klub, Josep Gombau telah dikenalkan sebagai pelatih kepala baru sekaligus sebagai direktur teknik Persebaya.
"Itu sejalan dengan rencana Persebaya mengembangkan sistem akademi, departemen analis serta struktur kepelatihan," tulis akun @officialpersebaya yang diunggah pada Kamis (14/9).
Selain itu, pelatih kelahiran Juni 1976 tersebut, sudah memiliki lisensi UEFA Pro. Klub terakhir yang dia latih ialah Odisha FC asal Liga Super India.
Pelatih yang dinaungi agen DV7 Management tersebut pernah melatih Espanyol dari junior, scout hingga direktur teknis.
Selanjutnya, dia ke Barcelona sebagai pemandu bakat pemain muda dan asisten pelatih.
Selain itu, dirinya juga pernah melatih timnas Australia di kategori U-24 bahkan senior.

Menebak Ranking FIFA Timnas Indonesia Selanjutnya Jika Menang Lawan Mozambik
Bocor! Alasan Brian Uriarte Tetap P4 Meski Crash di Moto3 Hungaria 2026, Bikin Veda Ega Pratama Finis P16
Prediksi Piala Dunia 2026: Sejarah Sebut Hanya 5 Tim Lolos Semua Kriteria Juara, Belanda Masuk Daftar
Media Jerman Pusing Lihat Ngerinya Performa Veda Ega Pratama di Sesi Practice Moto3 Hungaria 2026
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Breaking News! Veda Ega Pratama Naik ke Peringkat 3 Moto3 2026 Usai Diskualifikasi Adrian Fernandez
Eksklusif! Perjuangan Nyo Daftar Player Escort Sejak 2024, Menangis Haru Dipeluk Nathan Tjoe-A-On di Timnas Indonesia
Kronologi Lengkap Diskualifikasi Adrian Fernandez di Moto3 2026, Veda Ega Pratama Naik ke Posisi Tiga Klasemen
Hasil Practice Moto3 Hungaria 2026: Veda Ega Pratama Finis P2 dan Lolos ke Q2, Hakim Danish Justru Tersandung
Viral Pengemudi Ojek Pangkalan Getok Harga Rp 400 Ribu Senayan-Bundaran HI, Modus Bilang Tarif "58"
