Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 7 September 2023 | 16.49 WIB

Persebaya Harus Berburu Pelatih Baru, PSSI Tolak Beri Dispensasi untuk Uston Nawawi

 

Caretaker Persebaya Surabaya, Uston Nawawi. (Dok. LIB)

JawaPos.com – Manajemen Persebaya Surabaya harus gigit jari. Keinginan untuk mematenkan Uston Nawawi sebagai pelatih kepala resmi gagal. Itu terjadi setelah PSSI mengirim surat balasan kemarin pagi.

Ada tiga poin yang dituliskan PSSI. Intinya, pelatih klub Liga 1 wajib memiliki lisensi AFC Pro. Sementara itu, pelatih yang masih menjalani kursus lisensi AFC Pro belum diizinkan untuk menjadi pelatih kepala. Hal itu ditegaskan dalam paragraf terakhir dalam surat tersebut.

”Mempertimbangkan hasil diskusi dengan instruktur kursus kepelatihan AFC Pro, dengan ini kami sampaikan bahwa permohonan pengesahan Saudara Uston Nawawi sebagai pelatih kepala Persebaya belum disetujui,” tulis kalimat yang ditandatangani langsung oleh Sekjen PSSI Yunus Nusi tersebut.

Masih dalam paragraf yang sama, Yunus menyebut alasan penolakan pengesahan Uston. ”Itu karena tidak tercantumnya dasar pengakuan bahwa peserta kursus lisensi AFC Pro dapat diakui setara dengan pemegang lisensi AFC Pro dari regulasi AFC,” tutup surat tersebut. Artinya, Uston dipastikan belum bisa menjabat pelatih kepala.

Bagaimana respons manajemen? Sang manajer, Yahya Alkatiri, belum mau berkomentar. Yang jelas, dengan surat tersebut, Green Force mau tidak mau mencari pelatih baru. Sempat ada nama Paul Munster dan Divaldo Alves yang dikaitkan dengan Persebaya. Tapi, sampai saat ini belum ada kesepakatan.

Jawa Pos sempat melakukan konfirmasi kepada Divaldo. Mantan pelatih Persik Kediri itu saat ini masih ada di Lisbon, Portugal. Soal negosiasi dengan klub, semuanya diserahkan kepada sang agen, Bejo Sultoni. Bejo mengaku ada beberapa klub Liga 1 yang memang tertarik mendatangkan Divaldo. ”Tapi, tidak ada tawaran dari Persebaya,” ungkapnya.

Beruntung, Persebaya masih punya waktu untuk mencari pelatih baru. Sebab, masih ada jeda FIFA Matchday selama dua pekan ke depan. Yahya juga tidak perlu takut dengan sanksi denda. Meski kemarin (6/9) adalah deadline pendaftaran pelatih baru ke PT Liga Indonesia Baru (LIB).

”Karena kami baru kena denda kalau di laga selanjutnya tetap memakai pelatih karteker,” beber Yahya. Artinya, Persebaya masih bisa mendaftarkan pelatih anyar sebelum 17 September. Sebab, pada tanggal tersebut, Green Force akan menghadapi Madura United di Stadion Gelora Bangkalan. 

Editor: Candra Kurnia Harinanto
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore