
MENUNGGU JADWAL: Laga PSM Makassar melawan Bali United di leg kedua playoff Liga Champions Asia pada 10 Juni lalu.
JawaPos.com – PT Liga Indonesia Baru (LIB) kemarin menggelar rapat umum pemegang saham (RUPS) di bilangan Senayan, Jakarta. Dalam RUPS itu, para pemegang saham bersepakat tetap memercayakan Ferry Paulus sebagai direktur utama PT LIB. Munafri Arifuddin juga tetap dipercaya sebagai direktur PT LIB.
Selain dua nama itu, seluruh posisi petinggi PT LIB berubah. Sudjarno yang tadinya menduduki posisi direktur operasional PT LIB kini digantikan Asep Saputra.
Di posisi komisaris, Juni Rachman yang tadinya menjabat komisaris utama PT LIB digantikan Wakil Ketua Umum I PSSI Zainudin Amali. Lalu, mantan menteri perdagangan Muhammad Lutfi ditunjuk sebagai komisaris. Dia didampingi Direktur Utama PSM Makassar Sadikin Aksa. Posisi komisaris dibuat lebih ramping.
Amali akan menjadikan kesempatan ini supaya program PT LIB terkoneksi secara langsung dengan road map sepak bola nasional.
’’Lewat RUPS ini, semua yang dibahas nyambung dengan road map PSSI. Saya berharap ke depan semakin baik,’’ kata Amali. ’’Sebab, salah satu tujuan kompetisi adalah memberikan jam terbang bagi pemain untuk membentuk timnas yang tangguh,’’ ujar mantan menteri pemuda dan olahraga (Menpora) itu.
RUPS kemarin juga membahas skema hadiah bagi tim juara Liga 1 musim 2023–2024. Ferry menjelaskan, tim juara championship series diguyur hadiah Rp 5 miliar. Namun, untuk juara regular series, pengusaha asal Manado, Sulawesi Utara, itu tidak memerinci.
’’Yang pasti, kalau regular series rasanya sangat bombastis. Kami buat tier berbeda. Ada fix kontribusi yang lebih besar dari musim lalu. Ada juga variabel kontribusi. Nah, variabel kontribusi itu memuat aspek-aspek kompetitif dalam memberikan hadiah kepada klub,’’ ucap Ferry.
’’Ada juga dari rating TV. Prinsipnya, yang sudah kami planing-kan, revenue-nya akan dikembalikan ke klub semua,’’ imbuh Ferry.
Lalu, bagaimana terkait perizinan dan jadwal pasti Liga 1? Mantan ketua Pengurus Daerah (Pengda) PSSI DKI Jakarta itu menjelaskan, hari ini PT LIB akan bertemu dengan Polri di Mabes Polri. Pasca pertemuan itu, PT LIB baru bisa mengekspos jadwal pertandingan secara detail.
’’Prinsipnya, jadwal pertandingan tidak akan terlalu jauh berbeda dengan draf yang ada. Dalam beberapa pekan terakhir, kami menyesuaikan dengan agenda kearifan lokal. Termasuk juga jam tayang,’’ jelas Ferry.
Meski demikian, kabarnya, laga pembuka Liga 1 tidak jadi mempertemukan Persija Jakarta dengan PSM Makassar. Pertandingan itu awalnya digelar di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, pada 1 Juli. Namun, rencana tersebut masih bisa berubah. Pasalnya, SUGBK akan dipakai untuk kegiatan lain pada hari yang bersamaan. (fiq/c17/bas)
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Al-Hilal vs Al Ahli di Liga Arab Saudi: The Blue Waves Amankan 3 Poin di Kandang!
Foto Terakhir Kebersamaan Anthony Xie dengan Audi Marissa Usai Digugat Cerai
Prediksi Skor Udinese vs Venezia di Coppa Italia: Sang Zebra Kecil Berpeluang Menang di Friuli!
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Kasus Penipuan Rp 3,5 Miliar Dihentikan Usai Ruben Onsu Berdamai dengan Pelapor
Profil Matheus Lagoa! Legenda dan Kapten Anapolis, Puzzle Terakhir Persebaya Surabaya
Prediksi Skor West Ham vs Wolverhampton, Kemenangan Perdana atau Lanjutkan Tren Positif
Obligasi Danantara: Dana Murah Pembangunan yang Rentan TPPU?
Breaking News! Persebaya Surabaya Rekrut Kapten Anapolis FC Matheus Lagoa
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
