
DI DOHA: Dari kiri, Ketum PSSI Erick Thohir, Presiden FIFA Gianni Infantino, dan pelatih timnas Shin Tae-yong kemarin.
JawaPos.com – Di Qatar, pada Piala Dunia 2022, Jepang menundukkan Jerman dan Spanyol. Dan, di negara yang sama pula, si penakluk raksasa itu akan dihadapi Indonesia.
Tapi, di ajang yang berbeda: Piala Asia 2023 yang bakal dihelat pada 12 Januari–10 Februari 2024. Itu sesuai hasil drawing yang dihelat di Doha, Qatar, kemarin (11/5).
Jepang dan Indonesia masuk grup D bersama dua tim lain, Iraq dan Vietnam (selengkapnya lihat grafis). Otomatis Asnawi Mangkualam dkk harus siap berduel melawan Ritsu Doan yang membobol gawang Jerman dan Spanyol di Piala Dunia lalu serta meladeni Kaoru Mitoma yang tengah melejit bersama klub Inggris Brighton & Hove Albion.
"Kita sudah tahu kualitas Jepang, begitu juga dengan Iraq dan Vietnam. Tapi, setiap pertandingan dimulai dengan skor 0-0 dan semua bisa terjadi dalam 90 menit,” kata Erick Thohir, ketua umum PSSI, yang bersama pelatih Garuda –sebutan tim nasional Indonesia– Shin Tae-yong turut menghadiri drawing dalam pernyataan tertulis.
Indonesia sudah lama tidak bertemu Jepang dan Iraq. Kali terakhir menghadapi skuad Samurai Biru pada Pra-Piala Dunia 1990. Dalam laga di Jakarta, duel berakhir imbang 0-0. Tapi, saat melawat ke Tokyo, Garuda dilumat 0-5.
Garuda terakhir berduel dengan Iraq pada 19 November 2013 dalam kualifikasi Piala Asia 2015. Total dalam enam pertemuan, Indonesia hanya sekali menahan imbang, itu pun sudah 50 tahun silam pada 16 Maret 1973. Ketika itu, kedua tim bermain imbang dalam prakualifikasi Piala Dunia 1974. Selebihnya, dalam lima duel lain Merah Putih kalah.
GRAFIS
Vietnam rutin dihadapi Indonesia karena sesama negara Asia Tenggara. Dan, belakangan, tim berjuluk Golden Star Warriors itu juga jadi momok Garuda. Dalam pertemuan terakhir di dua leg semifinal Piala AFF 2022, tim asuhan Shin Tae-yong seri 0-0 dan kalah 0-2.
Nyala optimisme Erick juga karena di Piala Asia nanti Garuda sudah bisa diperkuat sejumlah pemain naturalisasi baru. ’’Ini adalah keikutsertaan kita kelima kali di Piala Asia. Kesempatan ini mesti dimanfaatkan dengan berjuang hingga peluit akhir,’’ katanya.
Dony Tri Pamungkas, bintang muda Indonesia, menyebut persaingan di grup D menarik sekaligus sulit. Menurut pemain asal Persija Jakarta itu, Jepang akan menjadi ancaman yang sangat berat. "Jepang tim bagus. Mereka punya pengalaman bermain di Piala Dunia," ucap adik kandung pesepak bola Joko Sasongko itu.
Tapi, Dony selalu percaya tidak ada yang mustahil dalam sepak bola. "Insya Allah Indonesia bisa lolos ke babak berikutnya," kata pemain berposisi bek kiri tersebut. (fiq/c17/ttg)

Prediksi Skor Kanada vs Maroko di Piala Dunia 2026: Singa Atlas Lebih Diunggulkan, Mampukah Les Rouges Balas Dendam?
Prediksi Skor Paraguay vs Prancis di 16 Besar Piala Dunia 2026: Ujian Konsistensi si Biru
Prediksi Skor Meksiko vs Inggris di Piala Dunia 2026: Kelemahan 3 Singa di Estadio Azteca
Prediksi Skor Brasil vs Norwegia di Piala Dunia 2026: Statistik Vikings Siap Hancurkan Samba
Prediksi Skor Brasil vs Norwegia: Bursa Taruhan Dunia Jagokan Selecao, Opta Beri Peluang Menang 53,6 Persen
Prediksi Skor Meksiko vs Inggris di Piala Dunia 2026: Ujian Konsistensi The Three Lions Demi Lolos Perempat Final!
Prediksi Skor Prancis vs Paraguay: Bursa Taruhan Jagokan Les Bleus, Opta Catat Peluang Menang 79,7 Persen!
Kisah Renato Veiga, Bek Timnas Portugal yang Tumbuh di Maroko hingga Memilih Memeluk Agama Islam
Prediksi Skor Kanada vs Maroko: Bursa Dunia Sepakat Pilih Atlas Lions, Opta Beri Peluang Menang 51,8 Persen
Prediksi Skor Inggris vs Meksiko: Bursa Taruhan Dunia Tetap Jagokan Three Lions, Rekor Angker Azteca Jadi Ancaman
