
sejumlah pendukung timnas Indonesia saat dipertandingan sepak bola Indonesia melawan Kamboja dalam pertandingan grup A Piala AFF 2022 di Stadion Utama gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, Jumat (23/12/2022). HARITSAH ALMUDATSIR/JAWA POS
JawaPos.com-Tak ada lagi lalu-lalang aparat yang menenteng tameng dan pentungan di area sentelban. Peran mereka di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) kemarin digantikan petugas rompi hijau berkaus kuning. Apa saja peran mereka?
----Rizky Ahmad Fauzi, Jakarta----
”MAS-MAS, tolong fotoin dong,” teriak salah seorang suporter yang berada di tribun selatan sisi barat. Tujuannya, meminta tolong pada sosok pria berompi hijau di depan hadapannya.
Petugas yang dipanggil langsung sigap. Dia segera mendekati tribun dan meminta smartphone milik suporter. Lalu, petugas tersebut mengabadikan momen kegilaan suporter saat mendukung timnas berlaga melawan Kamboja.
Tak lama berselang, permintaan foto dengan pose menunjukkan syal diminta suporter lainnya. Dan dengan sabar, petugas tersebut melayani apa pun permintaan foto dari suporter.
Ucapan terima kasih dan tepuk tangan diberikan suporter yang dibalas dengan senyum ikhlas. Ya, pemandangan yang memanjakan mata itu begitu terlihat saat skuad Garuda memulai perjuangannya di Piala AFF itu.
Dan, petugas berompi hijau itu adalah steward. Mereka memang ditempatkan di dalam stadion hingga area ring road stadion.
Total jumlahnya 239 orang. Perubahan personel keamanan itu tak lepas dari evaluasi pascatragedi Kanjuruhan awal Oktober lalu. Tragedi yang memakan banyak korban itu terjadi akibat tindakan represif aparat yang bertugas di area dalam stadion.
Bukan hanya steward di lingkaran dalam stadion. Di lingkaran luar juga ada yang bertugas. Fajarin Sya’ban, salah seorang anggota yang bertugas di lapangan, menuturkan bahwa kehadiran steward ini kali pertama diaplikasikan di sepak bola Indonesia. ”Kalau berhasil, akan jadi ajang untuk liga menerapkan ini,” ungkapnya saat diwawancarai Jawa Pos.
Dia menuturkan, untuk di SUGBK terdapat tiga gate. Setiap gate terdapat empat sampai lima orang yang berjaga.
”Di sini kami juga memberi tahu penonton yang mungkin kebingungan posisi nontonnya di mana. Kami arahkan. Misalnya di kategori mana. Jadi, arahkan supaya tidak terjadi kerumunan dan crowded. Salah satu fungsinya begitu,” tuturnya.
Ketua Umum PSSI Mochamad Iriawan menyatakan, para steward berasal dari SUGBK. ”Mereka bertugas untuk memantau ketertiban para penonton dan memberikan pengarahan persuasif kepada para pendukung timnas,” kata Iriawan.
Sementara itu, aparat gabungan dari kepolisian dan TNI yang berjumlah sekitar 1.500 personel berjaga di luar stadion. Tepatnya di ring dua dan tiga.

Jika Persija Jakarta Gagal Juara, The Jakmania Punya Kesempatan Melihat Bobotoh Menangis
10 Rekomendasi Restoran Paling Populer di Surabaya dengan Menu Lengkap dan Harga Variatif
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Tak Peduli Larangan ke Jepara, The Jakmania Sebut Kebiasaan atau Takut Main di Jakarta saat Persija Jamu Persib
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Mengenal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026: Aturan, Materi, dan Ambang Batas
Korban Rudapaksa di Cipondoh Jalani Trauma Healing, DP3AP2KB Kota Tangerang Beri Pendampingan Khusus
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
