
PENUHI KRITERIA: Iqbal Gwijangge (dua dari kanan) dipapah rekannya karena cedera saat menghadapi Palestina U-17 (7/10). SALMAN TOYIBI/JAWA POS
JawaPos.com-Muhammad Iqbal Gwijangge dipastikan absen pada laga malam nanti. Dia terkena akumulasi plus cedera ketika menghadapi Palestina U-17 Jumat (7/10) lalu. Posisinya sebagai kapten timnas U-17 bakal digantikan Sultan Zaky Pramana.
Kebetulan, Iqbal dan Zaky sama-sama pemain belakang. Lalu, apa alasan pelatih timnas U-17 Bima Sakti memilih pemain belakang sebagai kapten?
Untuk menentukan itu, sebelumnya dia berkonsultasi kepada psikolog guna melihat karakter setiap pemain. Untuk posisi bek, dia menjelaskan bahwa di posisi ini jangkauan pemain lebih luas dari belakang ke depan.
Jika ada ketegangan dengan pemain lawan ataupun kepemimpinan wasit, dia bisa melihat dan langsung mengajukan protes.
”Dia kan di belakang, jadi bisa lihat semuanya. Dan dia harus punya komunikasi yang lebih keras,” ujarnya.
Selain itu, untuk Iqbal, dia melihat sang pemain bukan hanya kapten di lapangan. ”Saya lihat Iqbal ini mengayomi dan peduli sama seluruh pemain,” ungkapnya.
Juru taktik berusia 46 tahun itu menambahkan, sebelum latihan ataupun pertandingan, pemain keturunan Papua tersebut juga aktif untuk mengumpulkan handphone para pemain.
Tujuannya, pemain bisa fokus dalam melahap materi yang diberikan pelatih.

11 Rekomendasi Mall Terbaik di Surabaya yang Bikin Betah Jalan-Jalan dan Susah Pulang
10 Mall di Semarang yang Tak Pernah Sepi Pengunjung, Tempat Favorit untuk Belanja dan Nongkrong
Marak Link Live Streaming Gratis Persija Jakarta vs Persib Bandung, Jakmania dan Bobotoh Pilih yang Mana?
KPK Tindaklanjuti Pelaporan Dugaan Korupsi APBD Era Mantan Gubernur Sultra Nur Alam
14 Daftar Mall Terbaik di Bandung yang Selalu Ramai Dikunjungi, Lengkap untuk Shopping dan Hiburan Keluarga
9 Rekomendasi Mall Terbaik di Sidoarjo untuk Belanja, Kuliner, dan Tempat Nongkrong Bersama Keluarga
15 Kuliner Seafood Ternikmat di Surabaya, Hidangan Laut Segar dengan Cita Rasa Khas yang Sulit Dilupakan
Jadwal Moto3 Prancis 2026! Start Posisi 6, Veda Ega Pratama Buka Peluang Podium di Moto3 Prancis 2026
17 Tempat Makan Hidden Gem di Surabaya yang Tidak Pernah Sepi, Rasanya Selalu Konsisten Enak
16 Kuliner Bakso di Yogyakarta yang Rasanya Dinilai Selalu Konsisten Enak, Bikin Para Pengunjung Ketagihan Datang Lagi
