
HARITSAH ALMUDATSIR/JAWA POS MELOMPAT LEBIH TINGGI: Marco Motta (tengah) mencetak gol penyeimbang Persija ke gawang Persela di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Bali, tadi malam.
JawaPos.com-Entah apa lagi yang harus dilakukan Persela Lamongan agar bisa meraih kemenangan. Tadi malam tim berjuluk Laskar Joko Tingkir itu mencatat torehan 11 pertandingan beruntun tanpa kemenangan setelah bermain seri 1-1 melawan Persija Jakarta di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Bali.
Penyakit lama Persela masih susah sirna. Lebih dulu unggul, tapi tidak mampu menjaga keunggulan. Situasi itu terulang dalam pertandingan tadi malam.
Persela mampu unggul lebih dulu pada menit ke-59 lewat sepakan Malik Risaldi. Namun, tiga poin yang sudah berada di depan mata pupus pada menit ke-81. Macan Kemayoran –julukan Persija– menyamakan kedudukan lewat heading Marco Motta. Skor 1-1 bertahan hingga pertandingan selesai.
Pelatih Persela Jafri Sastra sangat kecewa atas hasil imbang tersebut. Bagi Jafri, itu adalah kali ketiga dirinya gagal mempersembahkan kemenangan dalam tiga pertandingan awal bersama Persela.
”Ini terjadi karena kami tidak konsentrasi. Akhirnya, menjelang berakhirnya pertandingan, kami kebobolan lagi,” ucap mantan pelatih Mitra Kutai Kartanegara (Kukar) tersebut.
Jafri masih yakin Persela selamat dari jeratan degradasi. Namun, dia sadar banyak kekurangan yang harus dibenahi. Menurut pelatih asal Sumatera Barat itu, Persela masih lemah mengantisipasi set piece.
Mantan pelatih PSPS Riau itu berharap Persela segera menemukan permainan terbaik. Sebab, persaingan di papan bawah semakin ketat. Saat ini Persela naik satu setrip ke peringkat ke-16 dengan 16 poin.
Namun, tentu saja perolehan poin itu masih bisa dikejar Barito Putera yang berada satu tingkat di bawah Persela. Tim berjuluk Laskar Pangeran Antasari itu kini memiliki 15 poin.
Pelatih Persija Angelo Alessio tidak dapat menutupi kekecewaan atas hasil imbang semalam. ”Setelah kebobolan, saya mencari solusi untuk bisa menyamakan skor. Gol Motta akhirnya tercipta pada menit ke-81. Waktu yang tersisa tidak cukup untuk menambah gol lagi,” ungkap mantan asisten pelatih Juventus dan Chelsea tersebut.
Alessio juga menyoroti performa Marko Simic yang kurang bagus dalam pertandingan semalam. Penyerang asal Kroasia itu tidak banyak mengancam gawang Persela.
”Karena itu, kami mengganti Simic dengan Taufik Hidayat. Saya berharap Simic mampu mengembalikan performa terbaiknya lagi,” tegasnya.

14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
Jika Persija Jakarta Gagal Juara, The Jakmania Punya Kesempatan Melihat Bobotoh Menangis
Tak Peduli Larangan ke Jepara, The Jakmania Sebut Kebiasaan atau Takut Main di Jakarta saat Persija Jamu Persib
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Persebaya Surabaya Rayakan Kembalinya Bruno Moreira, Bonek Kompak Satu Suara
Pesan Haru Milos Raickovic ke Bonek! Gelandang Persebaya Surabaya Sudah Berikan Segalanya Musim Ini
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Korban Dicekoki Miras Hingga Tak Sadar, Pelaku Pemerkosaan Cipondoh Masih Dicari
Link Live Streaming Semifinal Uber Cup 2026 Indonesia vs Korea Selatan dan Line-up Pertandingan
