
SALMAN TOYIBI-HARITSAH ALMUDATSIR/JAWA POS
Pencatat assist terbanyak justru sama-sama berposisi sebagai bek kanan. Ada tim yang terpuruk tapi dua pemainnya pimpin kategori individual, ada pula yang menembus dua besar meski ini musim debutnya.
---
M. RIFALDI sempat bingung ketika pelatihnya di Persiraja Banda Aceh, Hendri Susilo, memintanya bermain sebagai bek kanan. Sebab, dia gelandang dan tak pernah menjajal bermain di posisi tersebut.
Baik ketika di klub Liga 3 2016 Persipal Palu, sampai terakhir di Blitar Bandung United di Liga 2 musim 2020, dia selalu berposisi sebagai gelandang bertahan atau menyerang.
"Tapi coach Hendri meyakinkan kalau saya pasti bisa. Sempat adaptasi di beberapa kali uji coba, alhamdulillah sekarang nyaman," jelasnya kepada Jawa Pos kemarin (1/10).
Kenyamanan itu terlihat dari torehan statistiknya. Sebagai inverted fullback, secara mengejutkan dia memuncaki kategori top assists saat Seri 1 BRI Liga 1 sudah hampir sampai ujung. Dia mencatat tiga umpan yang berhasil dilesakkan menjadi gol.
’’Mungkin kepercayaan dari coach Hendri yang membuat saya bisa bermain lepas. Coach Hendri juga sering memberi nasihat dan membagi pengalaman,’’ tuturnya.
Posisi kedua kategori assist di bawah Rifaldi juga diduduki pemain yang berposisi bek kanan di Persik Kediri, Dany Saputra. Seperti Rifaldi, Dany mencatat tiga assist.
Dua fullback menguasai kategori assist ini juga mengejutkan. Umumnya mereka yang berada di tengah, winger, atau wide attacker yang dominan.
Rifaldi dan Dany bagian dari sederet kejutan sampai seri 1 tinggal menyisakan laga pada besok (2/10) dan lusa (3/10). Sejauh ini tidak ada tim yang dominan dengan memenangi semua laga.
Kemenangan terbesar juga tidak ada yang lebih dari margin dua gol. Tercatat pula lima tim belum terkalahkan saat ini, termasuk PSIS Semarang yang besok malam berhadapan dengan Persebaya Surabaya.
Di kategori individual, rekan setim Rifaldi, Paulo Henrique, juga tampil mengejutkan dengan memimpin daftar top goals alias pencetak gol terbanyak dengan lima gol dari empat laga. Raihan penyerang asal Brasil itu sama dengan tukang gedor Bali United Ilija Spasojevic di posisi kedua, tapi pemain naturalisasi itu mencatatnya dalam lima laga.
Padahal, secara tim Persiraja terpuruk. Berada di posisi terbawah klasemen setelah menelan empat kekalahan dari lima laga dan hanya sekali menang. Menurut Rifaldi, kalau kemudian dia dan Henrique menonjol, itu karena kuatnya chemistry antara mereka berdua.
’’Sebelum pertandingan, kalau saya bilang ke Paulo, nanti siap-siap saya umpan di kepala ya, selalu pas dan gol. Tidak tahu kenapa,’’ paparnya, lantas tertawa.
Tiga dari lima gol yang dicetak striker asing Persiraja itu berkat umpan Rifaldi. Selain sudah punya chemistry, dia merasa Hendrique adalah sosok pemain asing yang rendah hati. ’’Dia bawa PS5 di hotel. Jadi, kami selalu kumpul di kamar, main PS, diskusi, dan ngobrol,’’ tuturnya.
Henrique juga mengakui performanya yang bagus berasal dari keakraban antar pemain Persiraja. Dia jadi tidak sulit beradaptasi.
Rahasia lain adalah Henrique selalu 100 persen dalam latihan. Selalu mendengarkan instruksi pelatih Persiraja dengan saksama. ’’Karena pertandingan di Indonesia tentu berbeda dengan yang pernah saya lakukan,’’ terangnya.
Kejutan lain juga datang dari Persebaya Surabaya. Dua penggawa intinya, kiper Ernando Ari dan gelandang bertahan Rachmat ’’Rian” Irianto, menduduki posisi kedua di kategori top saves dan top tackles. Satu setrip di bawah kiper Persikabo 1973 Syahrul Trisna Fadillah yang keberhasilannya memuncaki top saves juga terbilang di luar dugaan.
Padahal, ini musim debut Ernando. Kiper 19 tahun itu dapat kesempatan bermain juga karena Satria Tama mengalami cedera. Dia mencatat 14 saves dari lima laga.
Performa Rian juga sebenarnya banyak dikritik. Dia dianggap kurang "nakal" untuk ukuran seorang gelandang bertahan. Tapi, statistik memperlihatkan dia berhasil melakukan tekel bersih 16 kali. Hanya dua tekel lebih sedikit dari gelandang impor Arema FC Renshi Yamaguchi.
Padahal, gelandang bertahan sejatinya bukan posisi asli Rian. Penggawa tim nasional itu seorang bek tengah.
"Dia juga jadi langganan timnas, bukti kalau dia pemain berkualitas," tutur Aji Santoso, pelatih Persebaya.

7 Mall Terbaik di Bandung dengan Banyak Tenant Kuliner dan Spot Foto yang Instagramable
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
Bupati Roby Kurniawan Disebut Netizen Sebagai Bupati R yang Bikin Ayu Aulia Kehilangan Rahim
10 Rekomendasi Kuliner Bakmi Jawa di Surabaya, Pengunjung Sampe Rela Antre Demi Seporsi Kenikmatan Kuliner Malam Satu Ini!
14 Daftar Mall Terbaik di Bandung yang Selalu Ramai Dikunjungi, Lengkap untuk Shopping dan Hiburan Keluarga
10 Mall di Semarang yang Tak Pernah Sepi Pengunjung, Tempat Favorit untuk Belanja dan Nongkrong
Persebaya Surabaya Dilaporkan Capai Kesepakatan dengan Striker Asing, Punya Rekam Jejak di Indonesia!
18 Kuliner Mie Ayam di Yogyakarta yang Rasanya Autentik Tapi Harganya Cocok untuk Semua Kalangan Masyarakat
Pertemuan dengan Suporter, Fariz Julinar Tegaskan PSIS Semarang Siap Bangkit Musim Depan
4 Tempat Makan Siomay Paling Enak di Bandung, Jangan Skip karena Variannya Berlimpah dengan Siraman Bumbu Kacang yang Lezat
