
Photo
JawaPos.com-Sudah tiga laga yang dilakoni Persik Kediri di Liga 1 2021–2022. Tapi, tidak ada nama Dionathan Machado dalam line-up. Padahal, pemain yang akrab disapa Tinga itu sudah masuk daftar tim.
Kenapa Tinga selalu absen? Padahal, tiga pemain asing lainnya selalu menjadi starter.
”Tinga mengalami cedera sejak kami berlatih di Kediri. Ada gangguan hamstring yang dialaminya. Jadi, kondisi itu membuatnya harus menepi,” kata Media Officer Persik Anwar Bahar Basalamah kepada Jawa Pos.
Nah, cedera hamstring tersebut sudah diperiksa tim dokter. Bahkan, sempat dilakukan magnetic resonance imaging (MRI). Dokter tim Iman Taufik menyatakan, kondisi cedera yang diderita Tinga cukup membuatnya lega.
”Karena dalam cedera hamstring tersebut tidak terjadi perobekan otot. Jadi, terbilang ringan,” ujar Taufik.
Total, hampir satu bulan recovery Tinga berjalan. Anwar menyebut kondisi pemain 28 tahun itu mulai pulih. ”Sekarang Tinga mulai membaik, mulai normal,” kata media officer asli Tuban tersebut. Karena itu, ada kans bagi Tinga segera melakukan debut bersama Macan Putih, julukan Persik.
Hanya, tidak dalam waktu dekat. Setelah ini, Persik akan menghadapi PSM Makassar (23/9). Dalam laga itu, Tinga dipastikan masih absen. Lalu, kapan dia bisa melakoni debut di BRI Liga 1 2021–2022?
”Kemungkinan besar pada pekan kelima saat melawan Bhayangkara FC pada 29 September,” jelas Anwar.
Kans langsung tampil di pekan kelima terbuka lebar. Apalagi, Tinga sudah ada di Cikarang bersama rekan satu timnya. Dia berlatih bersama skuad Macan Putih sejak pekan pertama BRI Liga 1 2021–2022.
”Dia (Tinga) sudah berlatih dan adaptasi dengan rekan satu timnya,” tegas Anwar. Dia diharapkan bisa fit di laga kontra Bhayangkara FC.
Manajemen maupun tim pelatih sama sekali tidak mau memaksakan. Memang, kondisi Tinga mulai membaik. Tapi, jika dipaksakan tampil saat masih recovery, hal itu sangat berisiko.
Lagi pula, performa lini tengah cukup oke meski tanpa Tinga. Selama ini, masih ada Ady Eko Jayanto yang menjadi pilar di lini tengah.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
17 kuliner Legendaris di Surabaya yang Wajib Dicicipi Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
