
Nurhidayat Haji Haris menjadi sorotan publik setelah mendapat kartu merah di laga melawan UEA.
JawaPos.com-Mantan kapten Timnas U-19 Nurhidayat dicoret dan dipulangkan dari tim nasional Indonesia yang berada di Dubai, Uni Emirat Arab. Bek Bhayangkara FC itu disebut melakukan tindakan indisipliner.
Dikutip dari situs resmi PSSI, pelatih timnas Indonesia Shin Tae-yong mendepak Nurhidayat saat timnya melakukan persiapan jelang lanjutan Kualifikasi Piala Dunia 2022.
Namun, tidak jelas secara pasti, laku indisipliner seperti apa yang dilakukan oleh Nurhidayat. "Pelatih Shin Tae-yong melaporkan kepada kami bahwa Nurhidayat telah melakukan indisipliner dan dirinya sudah tidak berkenan karena sikap pemain tersebut," kata Sekretaris Jenderal PSSI Yunus Nusi dikutip dari situs resmi PSSI
"Untuk itu, Shin Tae-yong juga langsung memulangkan Nurhidayat ke Indonesia pada hari Selasa," tambah Yunus.
"PSSI tentu mendukung apa yang dilakukan pelatih Shin Tae-yong. Karena pemain yang melakukan tindakan indisipliner atau tidak baik, tentu tidak ada tempat di timnas Indonesia. Jadi setiap pemain harus terus menunjukkan sikap yang baik, disiplin, dan kerja keras," kata Yunus lagi.
Nurhidayat mendarat di Bandara Soekarno-Hatta, pada Selasa (1/6). Nurhidayat langsung menjalani karantina mandiri selama lima hari di Jakarta.
Nurhidayat yang masih berusia 22 tahun itu mengikuti pemusatan latihan timnas Indonesia sejak 1 Mei 2021 lalu. Dia bermain dalam laga uji coba melawan Afghanistan (25/5) dan Oman (29/5).
Saat ini, Timnas Indonesia memasuki pekan ketiga di Dubai. Pada 3 Juni, Timnas akan berhadapan dengan Thailand di Stadion Al Marktoum. Selanjutnya pada 7 Juni 2021, Indonesia akan melawan Vietnam di tempat yang sama. Laga terakhir, Indonesia menantang tuan rumah Uni Emirat Arab pada 11 Juni 2021 di Stadion Zabeel.
Indonesia saat ini berada sebagai juru kunci klasemen Grup G kualifikasi Piala Dunia 2022. Indonesia belum mendapatkan poin, selalu kalah dalam lima pertandingan. Indonesia cuma mencetak tiga gol dan kemasukan 16 gol.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
17 kuliner Legendaris di Surabaya yang Wajib Dicicipi Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
