
Photo
JawaPos.com-Nama Martapura FC tidak akan ada lagi di orbit Liga 2. Berubah menjadi Dewa United FC. Berdomisili di Tangerang, sebelumnya klub yang baru berdiri ini juga punya tim basket dan esports.
----
Persita Tangerang tidak akan sendirian memakai home base Indomilk Arena musim ini. Sebab, stadion yang sebelumnya bernama Kelapa Dua Sport Center itu juga bakal menjadi kandang salah satu klub baru di Liga 2.
Namanya, Dewa United FC.
Nama tersebut bakal semakin familier di telinga pencinta olahraga nasional. Sebab, nama Dewa United juga ada di IBL (Indonesian Basketball League) untuk musim ini setelah melebur bersama Louvre. Satu manajemen. Juga punya tim esports dengan nama yang sama.
CEO Dewa United Kevin Hardiman mengungkapkan, pembentukan klub sepak bola tersebut berawal dari beberapa orang yang hobi main bola bersama.
Karena kesamaan visi, juga ingin meramaikan industri sepak bola di Tangerang sesudah Persita naik ke Liga 1, Dewa United akhirnya terbentuk. ’’Kami ada rencana membangun stadion. Semusim atau dua musim ke depan. Memang sudah direncanakan,’’ katanya.
COO Dewa United Rendra Soedjono menambahkan, klubnya bukanlah ancaman bagi Persita di Liga 1 atau Persikota yang saat ini masih di Liga 3.
Dewa United ingin jadi klub muda yang profesional dan bisa juga dicintai masyarakat Tangerang. ’’Kami ingin mengisi kekosongan di Tangerang. Tidak ada tim Liga 2,’’ terangnya.
Tak tanggung-tanggung, walau klub baru, Rendra menegaskan Dewa United menargetkan bisa lolos ke Liga 1. Alasan itu juga yang membuat dirinya memilih Kas Hartadi di posisi pelatih.
’’Alasan kami jelas, membutuhkan pelatih bermental juara. Beliau juga merasakan kerasnya Liga 2. Tidak semua pelatih di Indonesia memiliki pengalaman seperti ini,’’ ucapnya.
Masalah pemain, pihaknya memberikan kebebasan kepada Kas Hartadi. Artinya, pemain yang datang benar-benar keinginan pelatih, bukan manajemen. ’’Ada tiga kriteria pemain. Good attitude, mau bekerja keras, dan terakhir harga cocok,’’ ucapnya, lantas tertawa.
Rendra menambahkan, Dewa United akan dijadikan klub profesional. Malah, dia tidak segan belajar ke klub-klub Indonesia lainnya untuk mewujudkan hal tersebut.
’’Bagi saya, meniru kebaikan adalah hal yang baik. Kami membuka diri dan juga belajar karena tak ingin berhenti belajar,’’ paparnya.
Malah, Dewa United juga sudah punya road map untuk membentuk tim putri. Sudah ada akademi juga untuk mewadahi. ’’Kalau tim putrinya, tunggu saja,’’ tuturnya.
Sementara itu, Kas Hartadi berterima kasih atas kepercayaan yang sudah diberikan Dewa United. Pihaknya berharap bisa bekerja maksimal untuk mewujudkan keinginan manajemen: lolos ke Liga 1. ’’Mudah-mudahan di Tangerang banyak muncul pemain yang bisa ke timnas nantinya,’’ ucapnya.
Disinggung soal persiapan, Kas Hartadi belum bisa berbicara banyak. Dia masih menunggu situasi dan arahan dari manajemen. ’’Yang jelas, ketika persiapan, harus tetap sama seperti sebelum pandemi, tetapi protokol tetap dijaga. Ini kan tim baru, jadi kami mulai dari nol. Nanti koordinasi sama manajemen,’’ ungkapnya.
Baca Juga: Sewa Pesawat pun PBSI Bisa, Masak Bayar Kamar Hotel Tidak Mampu?
Namun, pihaknya tetap akan mengadakan seleksi terbuka. Baik untuk pemain profesional maupun pemain baru sekitar Tangerang yang ingin bergabung. ’’Ya harus. Walau dulu bagus, tapi kalau satu tahun tidak main bola gimana?’’ jelasnya.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
17 kuliner Legendaris di Surabaya yang Wajib Dicicipi Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
