Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 27 November 2020 | 00.25 WIB

Setelah Cedera Lutut Parah, Bek Persebaya Mulai Pulih

Syaifuddin, bek Persebaya berlatih di gym apartemen Puncak Marina, Surabaya, kemarin (9/6). FOTO: Angger Bondan/Jawa Pos - Image

Syaifuddin, bek Persebaya berlatih di gym apartemen Puncak Marina, Surabaya, kemarin (9/6). FOTO: Angger Bondan/Jawa Pos

JawaPos.com − Bek Persebaya Surabaya M. Syaifuddin baru saja pulih dari cedera ACL lutut kanan. Selama recovery, dia lebih banyak berlatih di gym. Namun, karena mulai membaik, dia kini sudah berlatih di atas lapangan. Seperti yang terlihat di lapangan SSB Aston Villa, Kendung, kemarin pagi.

Dia didampingi rekannya. Latihan dimulai pukul 06.00 dan berakhir pukul 07.00. Beberapa menu latihan mampu dia lewati dengan baik. Mulai joging, kontrol bola, lari zig-zag, passing, hingga shooting. ’’Semua program latihan langsung dari coach Gaselly (pelatih fisik),’’ kata Syaifuddin kepada Jawa Pos.

Latihan di lapangan kemarin jadi yang pertama sejak dia terakhir merumput Maret lalu. Artinya, sudah tujuh bulan dia tidak menyentuh lapangan. Dari pelatih fisik, Syaifuddin mendapat jatah enam kali latihan mandiri di lapangan.


’’Rasa sakit sih sudah nggak ada. Cuma, saya masih cari rasa nyaman di kaki selama bermain di lapangan,’’ terangnya.

Selain berlatih di lapangan, Syaifuddin masih punya porsi latihan lain. Dia masih harus berlatih rutin di gym. ’’Jadi, kalau misal hari ini latihan di lapangan, besok gantian (latihan) di gym. Kalau habis dari gym, besoknya di lapangan,’’ jelas pemain jebolan tim internal Al Rayyan itu.

Namun, dia tetap mendapat jatah libur. ’’Kalau weekend nggak ada latihan,’’ tambahnya.

Meski kondisinya sudah membaik, waktu recovery yang ditargetkan mundur satu bulan. Harusnya, bulan ini Syaifuddin sudah bisa bermain secara normal. Maklum, saat ini memasuki bulan ketujuh dari proses recovery yang dia jalani. Tapi, Syaifuddin baru bisa berlatih ringan. Padahal, target awal, dia sudah sembuh dalam waktu enam bulan.

Soal itu, dia punya alasan. ’’Dulu waktu recovery bulan ketiga, kondisi saya membaik. Setelah itu, saya forsir latihan di gym. Ternyata terlalu berat. Bukannya sembuh, malah cederanya kambuh lagi. Akhirnya ya (recovery) telat satu bulan,’’ ungkapnya.

Karena itu, dia kini lebih berhati-hati setiap kali melakoni latihan. Termasuk saat di gym. ’’Maksimal latihan di gym 2 jam 15 menit,’’ katanya.

Karena mulai berlatih di lapangan, Syaifuddin yakin kondisinya akan terus membaik. Kalaupun Persebaya akhirnya memutuskan berlatih Januari nanti, dia mengaku sudah sangat siap.

’’Kalau Januari latihan, saya sudah bisa gabung normal. Berarti, kalau Februari mulai kompetisi, saya sudah bisa turun,’’ terang pemain asli Surabaya tersebut.

Editor: Ainur Rohman
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore