
PERSIAPAN LIGA: Pemain Persabaya Irfan Jaya tiba di Gelora Delta, Sidoarjo, untuk berlatih (22/9). Hingga kemarin belum diketahui di mana Persabaya akan berkandang. (ANGGER BONDAN/JAWA POS)
JawaPos.com - Untuk bisa sampai ke Stadion Pamelingan di Pamekasan, kandang Madura United, lawan pertama mereka, Persib Bandung harus menempuh perjalanan 12 jam. Sejauh 803 kilometer dan mesti lewat darat, sesuai regulasi protokol kesehatan Liga 1.
Itu masih ’’lumayan”. Persita Tangerang malah lebih jauh jika harus melawat ke tempat yang sama: 918 kilometer. Jarak di atas 900 kilometer juga harus ditempuh saat tim asuhan Widodo Cahyono Putro itu away ke markas Arema FC di Malang.
Panjang, melelahkan, dan berisiko besar bagi kondisi fisik pemain. Apalagi, jarak antarlaga di lanjutan Liga 1 musim ini yang dimulai per 1 Oktober rata-rata hanya 3–4 hari.
Ini konsekuensi dari instruksi PSSI kepada PT Liga Indonesia Baru selaku operator untuk menyelesaikan Liga 1 dan Liga 2 dalam empat bulan. Atau pada Februari 2021. Alasannya, PSSI ingin bersiap diri jadi tuan rumah Piala Dunia U-20.
Baca juga: Uji Coba Saja Bobol, apalagi Laga Beneran
’’Jadwal ketat, apalagi melakukan perjalanan darat naik bus akan berpengaruh pada muscle hamstring dan flexibility body para pemain,” kata Sofie Imam Faisal, pelatih fisik klub Malaysia Sabah FA asal Indonesia, kepada Jawa Pos.
Di Malaysia yang sudah memulai lagi kompetisinya pada 26 Agustus lalu, jarak tiap pertandingan seminggu. Perjalanan pun bisa ditempuh dengan pesawat jika jaraknya memang tidak memungkinkan ditempuh melalui darat.
’’Sabah ke Kuala Lumpur, misalnya, menggunakan flight. Kecuali tidak ada airport baru kami flight ke kota terdekat dan sambung dengan bus,’’ terangnya.
Sofie menegaskan tidak mau membanding-bandingkan Liga Malaysia dengan Liga 1. Yang jelas, dia yakin para koleganya, pelatih fisik tim-tim Liga 1, sudah menyiapkan cara menyiasati waktu recovery atau pemulihan kondisi yang sempit untuk para pemain.
Dokter ahli fisik olahraga Sophia Hage juga menyebut, aspek recovery untuk atlet itu tidak sedikit. Misalnya, jika pemain kurang tidur alias tidak tidur 7–8 jam karena harus menempuh perjalanan, proses pemulihannya harus diganti dengan tidur minimal selama 30 menit.
Untuk hidrasi dan nutrisi, bisa dihitung ahli gizi agar asupan pemain maksimal. ’’Cold immersion (terapi air es, Red) bisa dijadwalkan setiap selesai pertandingan. begitu juga dengan kompresi,’’ paparnya.
Baca juga: Persebaya Masih Bingung Cari Tempat Berlabuh
Karena itu, Shopia menyebut, ideal atau tidaknya waktu recovery yang ada di Liga 1 saat ini bergantung jadwal atlet masing-masing. Harus dicatat berapa jam perjalanan darat, berapa lama berhenti, ada program apa saja di antara perjalanan, bisa tidur berapa jam, dan banyak hal lain.

Prediksi Susunan Pemain Timnas Portugal vs RD Kongo: Vitinha Incar Gol Pertamanya
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
7 Weton Tulang Wangi Darah Manis yang Disukai Mahluk Halus Menurut Primbon Jawa, Weton Anda Termasuk?
Daftar Pemain Ghana dan Panama di Grup L Piala Dunia 2026
Prediksi Skor Austria vs Yordania di Piala Dunia 2026: Debut Bersejarah Wakil Asia Terancam di Laga Pertama
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
Prediksi Skor Timnas Portugal vs RD Kongo, Duel Pembuka Grup K Piala Dunia 2026 yang Sarat Ambisi
Surat Pernyataan Manajer Kopdes Merah Putih Bocor di Medsos, Undur Diri Kena Denda Rp 100 Juta?
5 Transportasi Surabaya-Malang Selain Motor yang Lebih Hemat, Tarif Mulai Rp 12 Ribuan
