Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 21 September 2020 | 23.32 WIB

Rombongan Pemain Belia Brasil di Tiga Klub Liga 1 Mulai Angkat Kaki

Gilherme Correa Grillo, Arema FC, Robert Junior Rodrigues Santos (Madura United), pemain naturalisasi brasil - Image

Gilherme Correa Grillo, Arema FC, Robert Junior Rodrigues Santos (Madura United), pemain naturalisasi brasil

JawaPos.com-Bulan lalu sepak bola Indonesia sempat dihebohkan dengan kedatangan gerbong pemain muda asal Brasil. Ada lima pemain yang datang dan bergabung latihan dengan tiga tim Liga 1. Awalnya beredar kabar bakal ada delapan pemain yang datang.

Kehadiran pemain-pemain muda tersebut santer dikaitkan dengan program naturalisasi untuk menghadapi Piala Dunia U-20 tahun depan. Apalagi, beberapa nama pemain asal Negeri Samba itu sesuai dengan salah satu slide pemaparan Ketua Umum PSSI Mochamad Iriawan yang 'bocor' dalam sebuah acara.

Kelima pemain ‘dititipkan’ ke tiga klub Liga 1. Arema FC kedatangan Pedro Henrique Bartoli dan Hugo Correa Grillo. Sementara itu, Madura United kedatangan Robert Junior. Dua pemain lainnya, Thiago Apolina Pereira dan Maike Henrique Irine de Lima bergabung dengan Persija Jakarta.


Slentingan rencana program naturalisasi yang aneh itu kemudian memantik protes besar-besaran dari berbagai pihak. Karena dianggap tidak sejalan dengan program pembinaan yang baik dan benar. Serta menabrak aturan. Diduga, program tersebut adalah ‘mainan’ dari oknum-oknum tertentu.

Sebulan berlalu, bagaimana kabar lima pemain muda itu? Ternyata, satu per satu sudah angkat kaki. Pedro dan Hugo memilih berpamitan dari Singo Edan (julukan Arema FC, Red). Manajemen Arema FC beralasan batalnya merekrut dua pemain asal Brasil tersebut disebabkan tidak sepakat mengenai nilai kontrak.

"Jadi, intinya Pedro tidak setuju dengan nilai kontrak yang ditawarkan Arema. Kami pun tidak bisa memaksa. Sabtu lalu (12/9) dia pamitan mau pulang ke Brasil. Sekarang ini masih berada di Jakarta,” ucap General Manajer Arema FC Rudy Widodo.

“Sama seperti Pedro, Hugo tidak jadi kami kontrak. Ada beberapa poin yang membuat kami tidak bersepakat. Akhirnya kami memilih memulangkan mereka,” imbuh Rudy.

Sementara itu, Robert memilih hengkang dari Madura United. Namun, tim berjuluk Laskar Sape Kerrap tersebut punya alasan lain. Pertimbangannya karena Robert tidak betah di Madura. “Mungkin dia perlu kota yang lebih besar agar betah,” tutur pelatih Madura United Rahmad Darmawan.

“Kami tidak memulangkan dia. Robert yang bilang kepada kami bahwa dia mau mencari klub baru,” imbuh pelatih yang disapa RD tersebut.

Sebenarnya RD sempat tertarik dengan kemampuan pemain jangkung berposisi striker tersebut. Sebab, saat uji tanding perdana Madura United (28/8), Robert menyumbangkan tiga gol. Satu gol pada babak pertama saat kontra Rasdepa. Dan dua gol di babak kedua lawan Palapa Arosbaya.

Sementara itu, Direktur Olahraga Persija Ferry Paulus mengatakan, dari dua pemain muda Brasil yang sedang trial di klubnya, hanya Maike Henrique yang akan diberi kesempatan lebih lanjut untuk dilihat kemampuannya.

“Hanya Maike Henrique yang kami masih mau coba. Karena dia masih muda dan punya potensi,” ujar Ferry Paulus.

Editor: Ainur Rohman
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore