
Nil Maizar, pelatih Persela memberikan instruksi kepada para pemainnya saat sesi latihan di Stadion Gelora Joko Samudro, Gresik, kemarin (27/1). FOTO: Angger Bondan/Jawa Pos
JawaPos.com – Liga 1 2020 dijadwalkan bergulir lagi September mendatang. Memang, belum ada kepastian soal kembali dimulainya kompetisi. Tapi, Persela Lamongan sudah berancang-ancang.
Pelatih Persela Nil Maizar sudah punya rencana. Jika kompetisi benar-benar digelar, dia akan mengumpulkan pemainnya. Hal itu dilakukan untuk mengasah chemistry antar pemain. ’’Kami lihat kepastian kompetisi seperti apa. Lalu, kami akan melakukan persiapan satu setengah bulan atau lebih,’’ katanya.
Artinya, jika kompetisi dimulai September, tim sudah harus berlatih setidaknya akhir Juli nanti. Karena itu, diharapkan kondisi mulai membaik dalam waktu dekat. Sebab, sebelum kompetisi dimulai, tim setidaknya harus melakukan persiapan yang cukup panjang. Apalagi, kondisi fisik pemain juga jelas menurun. Maklum, mereka sudah lama tidak berlatih di lapangan.
Beruntung, PSSI sudah menyiapkan protokol kesehatan. Total, ada tujuh poin protokol yang dibuat. Di antaranya, ada poin supaya klub melakukan rapid test pada H-3 dan H-1 sebelum laga. Selain itu, PSSI mewajibkan pemain dan ofisial tim untuk menggunakan masker. Terutama saat berada di tempat latihan.
’’Saya pikir itu (protokol kesehatan) bagus karena PSSI berpikir kesehatan adalah yang paling utama,’’ jelas pelatih kelahiran 2 Januari 1970 tersebut.
Bukan hanya Nil yang menyambut baik. Pemain Persela juga demikian. Salah satunya adalah bek kanan Novan Sasongko. Pemain asli Bojonegoro itu cukup senang ada protokol kesehatan yang bakal diterapkan. Hal itu membuat pemain bisa mengetahui kondisi kesehatannya.
’’Insya Allah kami akan berusaha menjalankan protokol kesehatan yang ada,’’ jelas mantan pemain Persebaya Surabaya tersebut. Taat protokol kesehatan dianggap penting. Sebab, dengan begitu, pemain bisa memutus mata rantai persebaran virus Covid-19 dalam lapangan.
Bahkan, Novan sudah menyiapkan beberapa cara untuk terhindar dari Covid-19. Di antaranya adalah selalu membawa hand sanitizer. ’’Kalau latihan juga bawa botol sendiri. Soalnya kemarin sebelum libur saya sudah sempat melakukan itu (bawa botol minum sendiri),’’ jelas Novan.

Fans Persija Datangi Sesi Latihan di Sawangan, Jakmania Bentangkan Spanduk Kritik untuk Manajemen Klub
Kemendiktisaintek Ubah Nama Prodi Teknik jadi Rekayasa, ini Daftarnya
Sekjen Laskar Merah Putih Minta Presiden Perhatikan Para Jaksa: Mereka Belum Dapat Apresiasi yang Proporsional
11 Oleh-Oleh Khas Semarang yang Paling Diburu Wisatawan karena Rasanya Lezat dan Cocok Dijadikan Buah Tangan
Jadwal Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Siap Jaga Konsistensi di Barcelona
Koperasi Desa Merah Putih di Pakuhaji Sepi dan Bangunan Sederhana, Dinkop UMKM Tangerang: Tidak Dibangun dari Dana Agrinas
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
13 Buah Tangan Khas Malang Paling Populer dengan Cita Rasa Lezat dan Harga Ramah di Kantong
12 Rekomendasi Oleh-Oleh Tradisional dan Kekinian Khas Bandung, Wajib Masuk Daftar Belanja Wisatawan Saat Berkunjung ke Kota Kembang
10 Rekomendasi Oleh-oleh Khas Solo yang Selalu Ramai Dibeli Saat Musim Liburan, Mulai dari Tradisional hingga Makanan Kekinian!
