
ARIB BILLAH/KP ADAPTASI CEPAT: Mario Gomez melakukan pendekatan intens dengan seluruh pemain Borneo FC.
JawaPos.com – Musim 2019 dilalui PSM Makassar dengan status juara Piala Indonesia 2018-2019. Namun, di Liga 1 2019, performa mereka jeblok. Klub berjuluk Juku Eja itu hanya berada pada peringkat ke-12. Jauh di bawah musim-musim sebelumnya di mana mereka finis di papan atas.
Karena itu, pelatih Darije Kalezic pun dipecat. Sebagai gantinya, PSM akhirnya menunjuk Bojan Hodak. Mantan pelatih timnas U-19 Malaysia itu pun mendapatkan target tinggi dari manajemen PSM pada musim 2020. ”Saya memberikan target juara, minimal runner-up Liga 1. Target ini realistis mengingat PSM pernah hampir juara pada 2018,” ujar CEO PSM Makassar Munafri Arifuddin sebagaimana dilansir laman resmi PT LIB.
Penunjukan Hodak yang berasal dari Kroasia itu lantaran dinilai sudah memahami kultur sepak bola Asia Tenggara. Karena itu, selain target di Liga 1, PSM juga memberikan target tinggi kepada Hodak di Piala AFC 2020. ”Tahun lalu kami sampai di semifinal. Jadi, saya beri target tahun ini harus lebih baik dari itu," kata dia.
Munafri sudah memberikan data pemain PSM yang masih terikat kontrak atau mendapat opsi perpanjangan. Sementara untuk penambahan, Hodak akan diberi keleluasaan dalam menentukan materi pemain.
Untuk kebutuhan pemain, Hodak akan diberi waktu berdiskusi dengan para asisten pelatih. Manajemen kemudian akan melakukan negosiasi untuk mendatangkan pemain bersangkutan.
”Kami sudah berkomunikasi bagaimana persiapan-persiapan menuju Piala AFC dan Liga 1. Dia sudah mempelajari seperti apa karakter PSM yang berlaga di liga tahun lalu,” lanjut Appi, sapaan Munafri.
Sementara itu, Arema FC juga telah memastikan nama pelatih baru. Mereka menunjuk mantan pelatih Borneo FC Mario Gomez. Mantan pelatih Borneo FC itu akan menjadi pelatih dengan dibantu oleh asisten yang telah memahami kultur Singo Edan.
”Sesuai dengan tahapan kerja persiapan dalam menghadapi musim kompetisi 2020, alhamdulillah pimpinan Manajemen Arema FC telah melakukan ikatan kontrak selama 12 bulan untuk posisi jajaran pelatih musim kompetisi 2020,” kata Media Oficer Arema Sudarmaji, dalam pengumuman resmi di Kantor Arema FC sebagaimana dilansir Antara.
Nantinya, Gomez akan dibantu oleh tiga asisten pelatih, yakni Kuncoro, Singgih Pitono, dan Charis Yulianto. Kuncoro dan Singgih Pitono adalah asisten pelatih Arema pada era Milomir Seslija pada musim 2019, sedangkan Charis Yulianto adalah asisten pelatih Mario Gomez di Borneo FC. Namun, Charis bukan orang baru bagi Arema karena mantan bek tengah timnas Indonesia itu adalah bek legendaris Arema.
Selain ketiga asisten tersebut, manajemen Arema juga mengontrak satu pelatih kiper dan satu pelatih fisik anyar. Felipe Martins Goncalves Americo dari Brasil ditunjuk sebagai pelatih kiper Arema di musim 2020, dan pelatih fisik dipercayakan kepada Marcos Gonzales asal Argentina.

Menebak Ranking FIFA Timnas Indonesia Selanjutnya Jika Menang Lawan Mozambik
Bocor! Alasan Brian Uriarte Tetap P4 Meski Crash di Moto3 Hungaria 2026, Bikin Veda Ega Pratama Finis P16
Prediksi Piala Dunia 2026: Sejarah Sebut Hanya 5 Tim Lolos Semua Kriteria Juara, Belanda Masuk Daftar
Media Jerman Pusing Lihat Ngerinya Performa Veda Ega Pratama di Sesi Practice Moto3 Hungaria 2026
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Breaking News! Veda Ega Pratama Naik ke Peringkat 3 Moto3 2026 Usai Diskualifikasi Adrian Fernandez
Eksklusif! Perjuangan Nyo Daftar Player Escort Sejak 2024, Menangis Haru Dipeluk Nathan Tjoe-A-On di Timnas Indonesia
Kronologi Lengkap Diskualifikasi Adrian Fernandez di Moto3 2026, Veda Ega Pratama Naik ke Posisi Tiga Klasemen
Hasil Practice Moto3 Hungaria 2026: Veda Ega Pratama Finis P2 dan Lolos ke Q2, Hakim Danish Justru Tersandung
Viral Pengemudi Ojek Pangkalan Getok Harga Rp 400 Ribu Senayan-Bundaran HI, Modus Bilang Tarif "58"
