
Pelatih Persebaya Surabaya, Djadjang Nurdjaman
JawaPos.com – Pelatih Persebaya Djajang Nurjaman harus putar otak lebih keras untuk melawan Semen Padang malam ini. Selain harus mempersiapkan tim tanpa tiga pemain pilar seperti Hansamu Yama, Osvaldo Haay, dan Oktafianus Fernando, timnya juga terancam tidak bisa memainkan strategi secara optimal.
Yang jadi penyebabnya adalah kondisi rumput di Stadion Haji Agus Salim, Padang yang buruk. Green Force yang kerap kali mengandalkan umpan-umpan pendek cepat dipastikan bakal kesulitan. Skill individu pemain pun akan sulit ditunjukkan karena buruknya kondisi rumput stadion berkapasitas 20 ribu tempat duduk tersebut.
Photo
Persebaya Surabaya
Pria yang disapa Djanur itu membenarkan hal tersebut. Dia mengatakan kondisi rumput Stadion Haji Agus Salim yang kurang rata jadi kendala berarti bagi skuadnya. ’’Kami ini tim yang mengandalkan possession, kaki ke kaki, kalau bermain di atas lapangan tidak bagus, kami sulit,’’ ungkapnya.
Tapi, Djanur tidak mau menjadikan alasan buruknya kondisi rumput Stadion Haji Agus Salim. Karena harus dan wajib bertanding di tengah kondisi seperti itu, skuadnya tetap akan habis-habisan. ’’Harus lupakan masalah itu, jalani, jangan jadikan alasan,’’ katanya.
Keluhan Djanur sebenarnya bukan yang pertama untuk kondisi rumput Stadion Haji Agus Salim. Musim lalu, Stefano ”Teco” Cugurra yang masih jadi pelatih Persija Jakarta juga mengeluhkan hal yang sama. Dia menganggap kondisi rumput stadion yang dibangun pada 1983 itu membuat pemainnya capek. Sebab, harus mengeluarkan tenaga lebih untuk berlari dan mengumpan.
Sebenarnya, Manajemen Semen Padang bukannya lepas tangan usai keluhan Teco. Sebelum Liga 1 bergulir, rumput Stadion Haji Agus Salim sudah diperbaiki. Bahkan, ketika diverifikasi oleh PT LIB pun, sudah layak untuk Liga 1.
Tapi perseteruan dengan Pemkot Padang jadi penyebabnya. Semen Padang yang hanya menyewa tidak bisa apa-apa ketika Pemkot Padang menyewakan stadion kepada pihak lain menggunakan lapangan yang sama. Hasilnya, perawatan yang dilakukan gagal dan menyebabkan kondisi rumput buruk lagi.
Puncaknya, musim ini kritikan kembali disematkan kepada kondisi rumput Semen Padang. Pelatih Persib Robert Rene Alberts salah satunya. Timnya yang bertandang ke Padang pada 29 Mei lalu sempat mengeluh rumput lapangan terlalu tinggi. Dia menganggap kondisi itu tidak sesuai dengan standar FIFA.

Jika Persija Jakarta Gagal Juara, The Jakmania Punya Kesempatan Melihat Bobotoh Menangis
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Tak Peduli Larangan ke Jepara, The Jakmania Sebut Kebiasaan atau Takut Main di Jakarta saat Persija Jamu Persib
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Pesan Haru Milos Raickovic ke Bonek! Gelandang Persebaya Surabaya Sudah Berikan Segalanya Musim Ini
10 Rekomendasi Restoran Paling Populer di Surabaya dengan Menu Lengkap dan Harga Variatif
Mantan Kiper Persebaya Surabaya Buka Suara! Dimas Galih Ungkap Kondisi Ruang Ganti PSBS Biak
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
