
PS Tira-Persikabo sudah menyiapkan strategi khusus untuk hadapi Persebaya.
JawaPos.com - PS Tira-Persikabo tak ingin langkah mereka di Piala Presiden 2019 terhenti di babak 8 besar. Menghadapi Persebaya Surabaya di kandang lawan, tim asuhan Rahmad Darmawan ini sudah digembleng secara khusus dalam beberapa hari terakhir.
Skuad PS Tira-Persikabo dijadwalkan tiba di Surabaya pada Rabu (27/3) siang ini. Tim berjuluk The Young Warriors ini akan menghadapi Persebaya Surabaya dalam babak 8 besar Piala Presiden 2019.
Ini menjadi pertemuan lanjutan bagi kedua tim di Piala Presiden 2019. Sebelumnya mereka pernah bertemu dalam laga terakhir fase grup di Stadion si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung (12/3).
Pelatih Tira-Persikabo Rahmad Darmawan mengatakan akan membawa 20 pemain dalam lawatannya ke Surabaya. Pelatih yang kerap disapa RD itu sudah mempersiapkan strategi khusus pada laga yang akan digelar di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, Jumat (29/3).
“Sudah kami siapkan dari beberapa hari latihan. Saya rasa itu harus dilakukan dengan disiplin dan improvisasai saat di lapangan,” ungkap RD.
Di sisi lain, RD masih ingin memantau kondisi beberapa pemainnya hingga hari H pertandingan. Terutama beberapa penggawanya yang sempat mengalami masalah kebugaran.
“Masih saya lihat bisa bermain atau tidak, termasuk Manahati Lestusen. Semenatara yang lain saya rasa siap bermain,” ujar RD. “Hanya Ryan dan Dani yang masih cedera,” imbuhnya.
RD pun sudah memikirkan taktik dan strategi untuk membendung pemain kunci Persebaya. Melihat hasil pertemuan terakhir yang imbang tanpa gol, RD menilai bahwa Persebaya akan bermain dengan strategi yang berbeda lantaran bermain di kandang.
“Pasti mereka akan bermain dengan lebih menekan kita. Karena itu anak-anak juga harus ekstra waspada,” ujar RD.
Sementara itu, kubu Persebaya juga terus melakukan persiapan. Green Force menggelar sesi latihan di Lapangan Polda Jatim, Surabaya, Rabu (26/3). Skuad asuhan Djajang Nurdjaman ini digeber latihan taktikal. Lantaran ingin anak asuhnya fokus, latihan pun digelar secara tertutup.
“Kenapa sepenuhnya tidak bisa diliput karena ada beberapa bagian yang tidak boleh ditunjukkan. Ya, karena sudah menyentuh taktikal,” ungkap Djanur.
Selain itu, dia berharap para pemain yang sempat memperkuat Timnas bisa segera bergabung. “Semoga tidak ada halangan agar mereka bisa bergabung latihan,” harapnya.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
11 Rekomendasi Gudeg Terenak di Jakarta, Kuliner Manis yang Tak Kalah Legit Seperti di Jogjakarta
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
12 Tempat Makan Legend di Bandung yang Wajib Dicoba, Ada yang Sudah Berdiri Sejak Zaman Belanda!
Tanpa Eliano Reijnders dan Luciano Guaycochea! Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Persib Bandung
11 Kuliner Malam Surabaya Paling Enak dan Legendaris untuk Kamu yang Sering Lapar Tengah Malam
