
Balde dan Dzhalilov punya cara tersendiri untuk bisa mempercepat adaptasi mereka dengan Persebaya.
JawaPos.com - Proses adaptasi menjadi hal yang wajar dilakoni setiap pemain yang baru bergabung dengan sebuah klub. Tak terkecuali bagi dua penggawa asing anyar Persebaya Surabaya, Amido Balde dan Manuchekhr Dzhalilov. Terlebih bagi Balde yang baru kali ini merasakan atmosfer sepak bola Indonesia.
Salah satu hal yang langsung dirasakan Amido Balde adalah suhu Kota Surabaya yang panas. Sementara soal makanan, eks striker Glasgow Celtic ini mengaku tidak mendapat masalah. Lidahnya sudah bisa cepat beradaptasi dengan cita rasa nusantara.
Namun demikian, Balde tetap berusaha fokus dengan proses adaptasi yang dijalaninya. Salah satunya adalah dengan tidak aktif di media sosial. Apalagi dulu dia pernah punya pengalaman buruk saat masih aktif bermedsos.
”Saya dulu punya beberapa akun media sosial. Kini tidak satu pun. Termasuk instagram,” aku Balde, di laman resmi klub.
Balde mengakui, dengan jauh dari medsos dia bisa lebih fokus menjalani proses adaptasi. Buktinya dia kini sudah mulai bisa menyatu dengan permainan Persebaya yang kental dengan penyerangan.
Bagaimana dengan Dzhalilov? Pemain asal Tajikistan ini memilih dengan tidak banyak bicara. Termasuk kepada media. Sejak awal hingga akhir latihan dia memilih fokus dengan menunjukkan kemampuannya di atas lapangan.
”Biarkan saya berlatih dan bermain dulu. Biar fokus. Saya ingin membuktikan dulu di lapangan, baru ngomong ke media,” sebut eks Sriwijaya FC ini.

10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
15 Pecel Paling Enak di Surabaya, Cita Rasa Sambal Kacang yang Autentik dan Ragam Lauk Tradisional yang Menggoda Selera
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
Koperasi Desa Merah Putih di Pakuhaji Sepi dan Bangunan Sederhana, Dinkop UMKM Tangerang: Tidak Dibangun dari Dana Agrinas
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
13 Wisata Terbaik Dekat Stasiun Pasuruan, Buat Liburan Tak Perlu Jauh Tapi Tetap Seru
12 Tempat Kuliner Soto yang Jadi Favorit di Malang, Soal Rasa Jangan Ditanya Pasti Enak!
Tak Perlu lagi Pusing Parkir, Ini Rute Transjakarta Paling Pas ke Indonesia Arena GBK
