
Bhayangkara FC butuh perjuangan keras untuk bisa mengalahkan PSBL Langsa.
Jawapos.com - Bhayangkara FC berhasil meraih hasil positif pada leg kedua babak 32 besar Piala Indonesia, Jumat (1/2) sore, di Stadion PTIK, Jakarta. Melalui pertarungan sengit, Bhayangkara mampu mengalahkan PSBL Langsa dengan skor tipis 4-3.
Sejak babak pertama, klub berjuluk The Guardians tersebut mampu mendominasi jalannya pertandingan. Mereka kerap melakukan tekanan keras ke lini pertahanan PSBL. Terbukti, mereka dapat mencetak gol pertamanya pada menit ke-13.
Keberhasilan itu tercipta berkat duet maut, Herman Dzumafo dan Wahyu Subo Seto. Dengan akurat Wahyu mampu memberikan umpan dari pojok kanan gawang. Dzumafo langsung menyambutnya melalui sundulan terarah ke arah gawang PSBL.
Tepat pada menit ke-18, Bhayangkara berhasil menggandakan kedudukan. Kembali, Dzumafo yang sukses mengeksekusi tendangannya menembus kawal kiper Zulbahra.
Kebobolan dua gol tidak membuat PSBL diam dan menyerah. Mereka langsung menghimpun kekuatan untuk melakukan serangan balik. Namun, usaha tersebut berhasil digagalkan oleh Bhayangkara FC.
Toh PSBL tak kehilangan semangat. Mereka terus berusaha menyerang lini pertahanan tuan rumah. Usaha tersebut akhirnya membuahkan hasil. Pada menit ke-36 Riza Riski mampu memperkecil ketinggalan. Gol itu tercipta melalui tendangan yang mengarah ke pojok kanan atas.
Masing-masing tim terus berusaha mencari peluang untuk menambah pundi-pundi skor. Sayangnya skor tidak berubah hingga babak pertama selesai.
Memasuki babak kedua, Bhayangkara tetap mempertahankan permainan agresifnya. Mereka tetap memperagakan permainan cepat dan terus menekan jantung pertahanan lawan. Hasilnya diraih pada menit 51. Kali ini gol tercipta oleh sundulan Indra Kahfi.
Selang dua menit kemudian, PSBL langsung membalas. Pada menit ke-53, Maulana Khalidi berhasil merobek gawang Bhayangkara melalui tendangannya.
Pada menit ke-69, Bhayangkara FC melakukan kesalahan fatal. Yasvani melakukan tendangan dari sisi kanan luar kotak penalti Bhayangkara. Bola tendangan Yasvani mengenai kaki Jajang Mulyana dan memantul ke gawang Bhayangkara.
Bhayangkara kemudian langsung meningkatkan intensitas serangan. Berkali-kali mereka dapat mengancam gawang PSBL. Tetapi para pemain Bhayangkara selalu gagal dalam penyelesaian akhir.
Menjelang pengujung laga, para penggawa Bhayangkara bersorak. Alsan Sanda tampil sebagai pahlawan kemenangan Bhayangkara pada menit 82. The Guardians pun lolos ke babak 16 besar dengan agregat 6-4.
Bhayangkara 4-3 PSBL Langsa
(Dzumafo 13', 18', Indra 51', Alsan 82' - Riza 36', Maulana 53', Jajang 69'-og)
Susunan pemain:
Bhayangkara FC: Wahyu Tri Nugroho, I Putu Gede Juni Antara, Indra Kahfi Ardhiyasa, Muhammad Fatcu Rochman, Adam Alis Setyano, Lee Yujun, Rachmad Hidayat, Herman Dzumafo Epandi, Jajang Mulyana, Muhamad Nur Iskandar, Wahyu Subo Seto
Manajer: Sumardji
PBSL Langsa: Zulbahra, Amiril Muminin, Anta Mauliansyah, Maulana Khalidi, Yasvani, Arif Setiawan, Fajrullah, Riza Riski, Zulhelmi, Rama Setiawan, Reza Rafika
Manajer: H. Hasan Basri

Koperasi Desa Merah Putih di Pakuhaji Sepi dan Bangunan Sederhana, Dinkop UMKM Tangerang: Tidak Dibangun dari Dana Agrinas
Jadwal Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Siap Jaga Konsistensi di Barcelona
Sekjen Laskar Merah Putih Minta Presiden Perhatikan Para Jaksa: Mereka Belum Dapat Apresiasi yang Proporsional
Kemendiktisaintek Ubah Nama Prodi Teknik jadi Rekayasa, ini Daftarnya
Fans Persija Datangi Sesi Latihan di Sawangan, Jakmania Bentangkan Spanduk Kritik untuk Manajemen Klub
Hasil Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Bikin Kejutan! Tembus 13 Besar di FP2
11 Oleh-Oleh Khas Semarang yang Paling Diburu Wisatawan karena Rasanya Lezat dan Cocok Dijadikan Buah Tangan
10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
12 Hotel Terbaik di Semarang dengan Fasilitas Lengkap, Nuansa Cozy dan Menenangkan untuk Quality Time Bersama Orang Tercinta
13 Buah Tangan Khas Malang Paling Populer dengan Cita Rasa Lezat dan Harga Ramah di Kantong
