
Indra Sjafri ingin striker yang lebih punya jam terbang untuk perkuat Timnas U-22.
JawaPos.com - Indra Sjafri memanggil 38 pemain untuk lakoni seleksi memperkuat Timnas U-22. Ada banyak pemain yang dipanggil berasal dari Timnas U-19. Namun, tidak untuk posisi striker.
Dari daftar pemain lini depan yang dipanggil memang tidak ada nama striker yang pernah memperkuat Timnas U-19 tahun lalu. Yaitu Rafli Nursalim dan Hanis Saghara.
Indra mengaku ada alasan khusus kenapa dirinya tidak memilih striker dari Timnas U-19 yang pernah ditanganinya. Salah satunya karena saat ini dia melihat bermunculan striker berkualitas dalam kompetisi Liga Indonesia.
"Kenapa Rafli Mursalim belum dipanggil, karena saya melihat ada striker yang main di Liga 1 kualitasnya lebih baik daripada dua striker Timnas U-19," sebut Indra.
Dia menambahkan, "Alasan kedua, ada beberapa pemain yang saya sudah tahu, saya tak panggil dia. Bisa saja striker yang saya panggil itu top skor Liga 3. Ada Septian, Erzra, Dimas Drajat, Marinus, dan David."
Boleh jadi Indra ingin mencoba gaya permainan baru yang belum pernah diterapkan di lini depan. Masuknya para pemain bertipe striker murni dengan jam terbang cukup tinggi di kompetisi setidaknya akan memudahkan dia dalam merancang strategi.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
17 kuliner Legendaris di Surabaya yang Wajib Dicicipi Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
