
Ketum PSSI, Edy Rahmayadi segera mendapat giliran memberikan keterangan di hadapan satgas antimafia bola.
JawaPos.com - Satgas kepolisian antimafia sepak bola segera memanggil Edy Rahmayadi sebagai Ketua Umum PSSI. Keterangan Edy mungkin saja diperlukan sebagai bahan untuk mengembangkan penyidikan.
Kepolisian, baik dari satgas maupun Bareskrim memang sangat aktif menuntas kasus pengaturan skor di Indonesia. Mereka sudah memanggil beberapa orang penting di balik sepak bola tanah air.
Bahkan, satgas juga sudah mengamankan empat orang tersangka. Dua di antaranya Dwi Irianto dan Johar Lin Eng yang merupakan para petinggi di lembaga PSSI. Edy, sebagai Ketum PSSI mungkin saja dibutuhkan komentarnya.
"Ya kan nanti akan sangat tergantung dari hasil pemeriksaan hari ini dan pemeriksaan dari para tersangka yang sudah ditetapkan kemarin," kata Kepala Biro Penanganan Masyarakat (Karo Penmas) Divis Humas Polri, Brigjen Pol Dedi Prasetyo.
Jumat (28/12) Bareskrim baru memeriksa Sekjen PSSI, Ratu Tisha Destria. Dia diperiksa hingga larut malam dan dihujani 23 pertanyaan.
Pemeriksaan itu pun belum selesai. Pekan depan, Tisha kembali dipanggil karena masih ada 17 pertanyaan lagi yang harus dijawab.
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!

Sakit Hati, Alasan Eks Karyawan Bongkar Aib Richard Lee Suka 'Jajan Cewek'
Pegawai Diskominfo Kukar Bakar Kantor Usai Wajah Dijadikan Stiker WA
Doktif Sebut Richard Lee Transfer Uang ke Mucikari, Klaim Gunakan Anak di Bawah Umur
Doktif Bongkar Transfer Rp 9 Juta Richard Lee, Disebut untuk Jasa Prostitusi
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Richard Lee Bela Perempuan di Podcast, Eks Karyawan: Dia Penjahat Wanita
Perilaku Menantu Tak Cerminkan Orang Kerajaan, Sultan Brunei Cabut Gelar Istri Pangeran Abdul Malik
Eks Dewas KPK Albertina Ho Tak Lolos Seleksi CHA di KY, TII Bandingkan dengan Politikus Golkar Ini
Jessica Mila Sentil Kapten Kapal Soal Polemik Pulau Padar: Harus Terbuka soal Larangan Berlayar!
HUT ke-81 RI, Naik Suroboyo Bus dan Wira Wiri Cuma Rp81, Berlaku SepekanÂ
