
PSS Sleman saat merayakan keberhasilan ke final Liga 2 2018 dan promosi ke Liga 1 2019
JawaPos.com - Kendati lolos ke Liga 1 musim depan, PSS Sleman belum lega. Nama mereka dicatut dalam kasus pengaturan skor pada laga melawan Madura FC. Kasus dugaan pengaturan skor mencuat saat Manajer Madura FC Januar Herwanto menyebut anggota Exco PSSI, Hidayat. Dalam pengakuan Januar, timnya diminta mengalah kepada PSS.
PSS pun membantah tuduhan tersebut. Manajer PSS, Sismantoro menegaskan, timnya tidak terlibat dalam kasus itu. "Apa yang dituduhkan Januar itu tidak pernah kami lakukan. Boleh potong tangan saya. Saya tidak kenal Hidayat. Kenal saja tidak, konfirmasi juga tidak," ujarnya.
Menurut Sismantoro, apa yang dikatakan Januar adalah bentuk ketidaksukaan karena PSS lolos ke Liga 1. Sismantoro meminta yang bersangkutan memberikan bukti lengkap.
"Makanya, saya dorong Januar. Bila memang hal itu ada, laporkan polisi. Jangan hanya teriak-teriak. Kalau memang tahu, tunjuk siapa. Biar terbongkar," ucapnya.
Sementara itu, Januar mengaku tak masalah bertemu Sismantoro. "Saya mau ketemu siapa saja," katanya. Tapi, dia menilai ajakan Sismantoro bertatap mata dengannya keliru.
"Karena Pak Hidayat yang membuka adanya oknum dari Sleman yang ikut bermain. Bukan saya," tegas pria asli Sumenep tersebut.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
11 Rekomendasi Gudeg Terenak di Jakarta, Kuliner Manis yang Tak Kalah Legit Seperti di Jogjakarta
Terkendala Lahan dan Faktor Teknis, 7 Koperasi Merah Putih di Sukoharjo Jawa Tengah Belum Dibangun
