
Persebaya langsung jalani official training pada hari ini.
JawaPos.com - Pasukan Persebaya Surabaya telah tiba di Gianyar, Bali, sejak Kamis (18/10) kemarin. Membawa 18 pemain, Persebaya memilih untuk tidak menggelar latihan setibanya di Bali. Pelatih Djadjang Nurdjaman memilih untuk mengistirahatkan pemainnya dibanding menggelar latihan kemarin.
“Ini karena kami berangkat siang hari. Jadi (mau latihan) tanggung semua. Tapi tidak masalah,” kata pelatih Persebaya Surabaya Djadjang Nurdjaman. Itu artinya, skuad Persebaya akan langsung melakoni official training (OT) hari ini,
Meski datang dengan skuad kurang ideal, Djanur –sapaan Djadjang- tetap pede. Di belakang, Persebaya hanya menyisakan tiga pemain, yakni M Syaifuddin, Otavio Dutra, dan Andri Muliadi. OK John dan Fandry Imbiri terkena skorsing. Sementara Rachmat Irianto membela Timnas U-19.
“Tapi saya rasa (lini belakang) nggak ada masalah. Tiga pemain itu siap,” terang Djanur.
Kembalinya Irfan Jaya juga menjadi angin segar bagi Djanur dan Persebaya. Setidaknya menambah opsi di lini depan usai ditinggal David da Silva. Apalagi, Irfan Jaya mampu mencetak dua gol kala Timnas mengempaskan Myanmar 3-0, (10/10) lalu.
“Saya pesan sama Irfan, main bagus buat Timnas harus diteruskan saat main di Persebaya,” tegas Djanur.
Tapi, Djanur sadar betul Persib Bandung bukan lawan sembarangan. Sebagai legenda Persib, dia paham betul karakter calon lawan.
Mampu mengimbangi Persipura Jayapura 1-1 di Stadion Mandala, Jayapura dinilai sebagai hasil yang apik. Padahal, saat itu Maung Bandung –julukan Persib- masih tampil tanpa beberapa pilarnya seperti Ezechiel N'Douassel maupun Jonathan Bauman.
“Saya nonton itu pertandingannya (Persipura vs Persib). Mereka tidak komplet, tapi mampu mengimbangi Persipura. Persib punya pengalaman,” kata mantan pelatih PSMS Medan itu. Hal itulah yang bakal diantisipasi kala Persebaya bentrok dengan Persib di Stadion I Wayan Dipta, Gianyar, besok malam.
Tanpa kehadiran Bobotoh –julukan fans Persib- juga diyakini tak banyak mempengaruhi performa Maung Bandung. Meski begitu, Djanur tetap menilai ada yang kurang jika laga berlangsung tanpa penonton.
“Rasanya nggak bagus ya kalau tanpa penonton,” katanya. Laga yang digelar di Gianyar juga membuat Djanur kurang sreg. Sebab, dia tak bisa reuni dengan Bobotoh. “Kalau normal, mungkin ini jadi laga yang spesial ya buat saya,” tambahnya.
Meski begitu, mantan pelatih Pelita Jaya itu tetap menilai pertemuan dengan Persib sangat penting. “Ini tetap spesial buat saya ya, karena Persebaya sangat butuh kemenangan,” imbuh pelatih asli Majalengka itu.
Saat ini, Green Force memang hanya mengoleksi 29 poin. Terpaut satu poin dari PS Tira di posisi ke-16 atau batas akhir zona merah.

Pemerintah Perkuat Pengawasan Tata Niaga Minyak Goreng, Mafia Pangan Bakal Disikat Habis
Bocor! Ini Alasan Yuran Fernandes Terima Pinangan Bernardo Tavares untuk Perkuat Persebaya Surabaya
Prediksi Skor PSG vs Arsenal di Final Liga Champions 2025/2026! Les Parisiens Unggul Tipis
11 Barang yang Secara Psikologi Jadi Pemborosan Orang Miskin tapi Tak Pernah Dibeli Orang Kaya
Prediksi Line Up PSG Menghadapi Arsenal di Final Liga Champions
Suasana di Dalam Tenda Glamping Tempat Satu Keluarga Tewas di Temanggung
Harga Pasaran 4 Pemain Lokal Ini Bikin Kaget! Meroket usai Bawa Persebaya Surabaya Finis Papan Atas
Breaking News! Persebaya Surabaya Deal Rekrut Ramadhan Sananta, Mesin Gol Baru Era Bernardo Tavares
20 Cafe Paling Instagramable di Surabaya, Tempat Ngopi yang Bukan Hanya Kuliner Enak tapi Juga Estetik
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
