Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 25 September 2018 | 02.55 WIB

Tak Ingin Suasana Makin Keruh, BOPI: Stop Sebar Video Pengeroyokan

BOPI meminta masyarakat tidak lagi menyebarkan video pengeroyokan suporter Persija. - Image

BOPI meminta masyarakat tidak lagi menyebarkan video pengeroyokan suporter Persija.

Jawapos.com - Laga Persib versus Persija pada Minggu (23/9) kemarin diwarnai dengan peristiwa yang menjadi catatan buruk dalam perjalanan kompetisi sepak bola nasional. Salah satu suporter Persija harus meregang nyawa akibat dikeroyok oleh oknum suporter Persib.


Bahkan kejadian biadab tersebut sempat direkam. Tentunya hal itu dapat memicu terjadinya perselisihan lebih besar di antara kedua kubu suporter.


Ketua BOPI (Badan Olahraga Profesional Indonesia), Richard Sambera menyayangkan video insiden tersebut menjadi viral di dunia maya. Dia pun meminta untuk masyarakat tidak lagi melanjutkan penyebaran video.


"Kami meminta seluruh rakyat Indonesia tidak menyebarkan gambar atau video terkait peristiwa itu. Hal itu akan justru akan memperkeruh suasana," ucapnya di Gedung Kemenpora, Jakarta, Senin (24/9).


Tidak hanya itu saja, kejadian viral ini juga dapat memberikan efek buruk bagi dunia sepak bola Indonesia. Sebab masyarakat akan memberikan stigma buruk pada setiap pertandingan yang berlangsung.


Di samping itu, agar tidak berlarut-larut, Richard juga meminta kepada kedua suporter untuk menghentikan perselisihan yang ada. Sehingga kondisi yang sudah terlanjur panas bisa lebih mendingin. Tidak ada lagi provokasi yang bisa memancing munculnya kembali perseteruan baru.

Editor: Agus Dwi W
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore