
Arema FC terus bersiap untuk menghadapi laga berat melawan Persib Bandung di kandang lawan.
JawaPos.com - Arema FC terus bersiap menjalani lanjutan kompetisi Liga 1 2018. Selain digembleng dengan sejumlah materi latihan, uji tanding juga dilakukan untuk melihat kesiapan tim. Terakhir, skuad Singo Edan menang telak saat bertemu Perseru Serui di laga uji coba.
Arema FC memang sukses besar pada partai uji tanding perdananya pascaliburan. Menjamu Perseru Serui, Singo Edan menang telak empat gol tanpa balas di Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang, Sabtu (1/9) sore.
Berlaga tanpa disaksikan Aremania - suporter Arema - Singo Edan bermain dengan agresif. Mengandalkan striker lokal Dedik Setiawan, Arema FC mampu merepotkan barisan pertahanan Perseru. Meski banyak menciptakan peluang, laga harus berakhir imbang di 45 menit pertama.
Memasuki babak kedua, barulah Singo Edan menunjukkan tajinya. Dedik Setiawan memecah kebuntuan pada menit 49. Gol pembuka Dedik semakin melancarkan keran gol Arema. Pada menit 56, giliran Dendi Santoso yang menjebol gawang Perseru. Disusul gol kedua Dedik (60’). Gol Ahmad Nur Hardianto pada menit 71 menjadi penutup pesta gol Arema.
”Di laga uji tanding ini saya cukup puas. Tapi saya rasa Perseru tidak dalam performa terbaiknya. Uji tanding selanjutnya saya ingin melawan tim yang selevel dengan kami,” ucap pelatih Arema FC, Milan Petrovic.
Pelatih Perseru, I Putu Gede, akui kalau anak asuhnya tampil kurang maksimal. Pria asli Bali itu menyebut kondisi fisik anak asuhnya belum mencapai 100 persen. Itu sebagai akibat dari latihan berat yang diberikan selama satu pekan terakhir.
”Secara hasil sangat mengecewakan. Sebenarnya uji coba dengan tim selevel belum waktunya. Pemain masih merasakan efek latihan berat,” tutur I Putu Gede.
Laga uji tanding lawan Perseru bukanlah yang terakhir untuk Arema. Rencananya, 6 September nanti Singo Edan akan kembali menjajal kemampuan timnya. Hanya saja Arema masih belum menentukan lawan. Petrovic berharap bisa mendapat lawan yang levelnya sama dengan Arema.
”Ini persiapan untuk lawan Persib nanti (13/9). Sebab Persib salah satu tim yang berat,” tutup pelatih berlisensi UEFA Pro itu.

Prediksi Skor Kolombia vs Ghana di Piala Dunia 2026: Misi Los Cafeteros Lolos 16 Besar, Siap Kirim Pulang Wakil Afrika
Prediksi Skor Australia vs Mesir di 32 Besar Piala Dunia 2026: The Pharaohs Menang Tipis Lewat Duel Sengit
Prediksi Skor Kanada vs Maroko di Piala Dunia 2026: Singa Atlas Lebih Diunggulkan, Mampukah Les Rouges Balas Dendam?
Prediksi Skor Paraguay vs Prancis di 16 Besar Piala Dunia 2026: Ujian Konsistensi si Biru
Penjelasan Gol Offside Kroasia ke Gawang Portugal! Keputusan Kontroversial di 32 Besar Piala Dunia 2026
Brasil vs Norwegia: Memori 1994 dan 1998, Misi Balas Dendam Generasi Emas Erling Haaland di Piala Dunia 2026
Kisah Renato Veiga, Bek Timnas Portugal yang Tumbuh di Maroko hingga Memilih Memeluk Agama Islam
Prediksi Skor Australia vs Mesir: Bursa Taruhan Unggulkan The Pharaohs, Opta Hanya Jagokan Socceroos 46 Persen
Prediksi Skor Argentina vs Tanjung Verde: Bursa Taruhan Jagokan Albiceleste, Opta Beri Peluang Menang Lebih dari 80 Persen
Prediksi Skor Australia vs Mesir di Piala Dunia 2026: Menanti Kejutan Satu-satunya Wakil Asia
