
Persebaya dua kali takluk dari Barito pada musim ini.
JawaPos.com – Tiga blunder kiper Dimas Galih Pratama membuat Persebaya Surabaya tersungkur di Banjarmasin. Green Force menyerah di tangan tuan rumah Barito Putera dengan skor ketat 2-3, Minggu (12/8) sore.
Babak pertama pertandingan di di Stadion 17 Mei Banjarmasin berlangsung sedikit keras. Kedua tim sama-sama menunjukkan permainan agresif. Hanya saja, Barito dan Persebaya sama-sama gagal mencetak gol hingga 15 menit awal babak pertama.
Peluang apik Persebaya tercipta pada menit ke-18. Sayang sundulan Rishadi Fauzi berhasil ditepis kiper Aditya Harlan. Fauzi lagi-lagi mendapatkan umpan lambung pada menit ke-20. Kali ini sundulannya tidak tepat sasaran.
Marcel Sacramento mendapatkan kans dari crossing Rony Beroperay pada menit ke-22. Namun bola berhasil diamankan kiper Dimas Galih. Fauzi mendapatkan kesempatan ketiganya pada menit ke-26. Namun sundulannya kembali melebar di kiri gawang.
Marcel kembali mengancam gawang Persebaya pada menit ke-32. Sayang sepakannya tidak menemui sasaran. Bola melenceng ke kiri gawang. Barito cukup kesulitan untuk mencetak gol hingga setengah jam babak pertama berlangsung.
Blunder Dimas Galih membuat Barito unggul 1-0 pada menit ke-34. Dimas terlambat untuk menyapu bersih bola setelah menerima back pass Misbakhus Solikin. Tendangan Dimas diblok Paulo Sitanggang dan masuk ke dalam gawangnya sendiri.
Samsul Arif hampir menjebol gawang Persebaya pada menit ke-40 andai bola tidak berhasil diblok Dimas Galih. Fandi Eko mencoba peruntungan dari tendangan bebas menit ke-43. Namun arah bola tak tepat sasaran. Skor 1-0 bertahan hingga jeda.
Barito Putera memperbesar kedudukan menjadi 2-0 pada menit ke-59 melalui gol kapten tim Rizky Pora. Rizky Pora lepas dari jebakan offside saat menerima umpan lambung Douglas Packer. Ia dengan tenang melepaskan bola lob ke arah gawang Persebaya. Dimas Galih tak berkutik karena sudah terlanjur keluar jauh dari sarangnya.
Persebaya berhasil memperkecil ketertinggalan menjadi 1-2 melalui gol Rishadi Fauzi menit ke-73. Menerima umpan pendek kapten Rendi Irwan, Rishadi Fauzi sukses mengecoh kiper Aditya Harlan.
Kesalahan Dimas Galih kembali membuat Persebaya kebobolan pada menit ke-78. Dimas lagi-lagi berbuat blunder saat mendapatkan bola backpass dari Otavio Dutra. Tendangan clearance eks kiper PSM Makassar ini membentur kaki Samsul Arif, dan masuk ke gawang Persebaya. Dimas langsung digantikan Miswar Saputra.
Rishadi Fauzi kembali sukses mencetak gol sekaligus memperkecil ketertinggalan menjadi 2-3 pada menit ke-83. Fauzi mengonversi crossing Rendi Irwan untuk menjebol gawang Barito Putera. Sundulannya gagal diamankan kiper Aditya.
Terlepas dari blunder yang dilakukan Dimas Galih, Persebaya bermain cukup apik di Banjarmasin. Persebaya bermain ultramenyerang pada pengujung pertandingan. Mereka tak patah arang untuk mencetak gol penyama kedudukan.
Masuknya Rendi Irwan juga menjadi kunci kebangkitan Persebaya. Rendi bisa menjadi motor yang menghidupkan permainan Green Force. Sayang, mereka gagal mengejar ketinggalan gol dari Barito. Tak ada tambahan gol hingga laga usai. Barito Putera memenangkan laga ini dengan skor 3-2.
Barito Putera 3-2 Persebaya Surabaya
(Paolo 34', Rizky Pora 59', Samsul Arif 78' - Rishadi 73', 83')
Susunan Pemain Barito Putera vs Persebaya:

Persebaya Surabaya Rayakan Kembalinya Bruno Moreira, Bonek Kompak Satu Suara
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Link Live Streaming Semifinal Uber Cup 2026 Indonesia vs Korea Selatan dan Line-up Pertandingan
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
