
Alfredo Vera sebut pengkritik dirinya tak mengerti sepak bola
JawaPos.com – Pelatih Persebaya Surabaya, Angel Alfredo Vera angkat suara terkait kritik yang dia terima karena melakukan rotasi pemain. Menurut Alfredo Vera, si pengkritik adalah orang yang tidak paham sepak bola.
Alfredo Vera disudutkan setelah Persebaya dikalahkan PSIS Semarang dengan skor 0-1 di Magelang beberapa waktu lalu. Pelatih asal Argentina itu dinilai tidak memiliki skema permainan dan komposisi pemain utama yang pakem. Hampir setiap pertandingan selalu berubah.
Pertandingan melawan PSIS dianggap pengkritik sebagai contoh nyata. Alfredo Vera secara mengejutkan memasang Oktafianus Fernando sebagai bek kanan. Padahal Persebaya masih memiliki Arthur Irawan yang notabene fullback kanan murni.
Seakan gerah dengan kritik deras yang datang kepadanya, Alfredo Vera akhirnya angkat bicara. Pertama, dia menjelaskan mengenai alasannya memasang Oktafianus sebagai bek kanan lawan PSIS.
"Dia bermain sayap. Kami mencobanya menjadi bek, dan dia bisa. Sebelum dia terkena kartu merah, dia bermain bagus," jelas Alfredo Vera. "Mungkin orang yang tidak mengerti sepak bola bisa bicara itu hal aneh," ucapnya merespons kritikan.
"Buat saya itu tidak aneh karena mereka sudah tahu posisi. Apalagi posisinya juga sama, cuma lebih ke belakang. Jika tidak ada kartu merah, pasti dia bermain bagus di posisi itu," imbuh eks pelatih Persipura Jayapura tersebut.
Setelah menjelaskan masalah Oktafianus sebagai bek kanan, Alfredo Vera menjabarkan alasan dia melakukan rotasi pemain. Menurutnya, Persebaya butuh rotasi karena ada faktor lain yang berpengaruh.
Ambil contoh David da Silva. Striker asal Brasil itu dimainkan secara penuh ketika Persebaya mengalahkan PSMS Medan. Namun, dia hanya turun sebagai pemain pengganti pada laga melawan Mahesa Jenar—julukan PSIS.
Alfredo Vera menjelaskan bahwa David terpaksa tak dimainkan sebagai starter karena kondisinya belum 100 persen fit untuk lawan PSIS. Sebab itulah sang pelatih tidak bisa memaksanya bermain sejak menit pertama di Magelang.
"Saya yang selalu berada mendampingi tim latihan. Jadi saya tahu siapa yang bisa bermain atau tidak, posisi apa, dan lain sebagainya. Kalau Oktafianus tidak terkena kartu merah, mungkin hasilnya bisa beda," tegas Alfredo Vera.

15 Kuliner Soto Ayam Paling Lezat di Surabaya dengan Kuah Kuning Pekat, Koya Memikat dan Topping Nikmat
10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
11 Rekomendasi Es Teler Terlaris di Jogja, Selalu Jadi Favorit Pecinta Dessert Tradisional Warga Lokal Maupun Pelancong!
Diperiksa 2 Jam soal Penyalahgunaan AI, Freya JKT48 Serahkan Bukti Akun Baru ke Polisi
104 Pusat Perbelanjaan di Jakarta Bakal Pesta Diskon sampai 70 Persen, Catat Waktunya!
10 Rekomendasi Mall Terlengkap di Surabaya, Surganya Liburan Anak Muda Buat Shopping
11 Kuliner Maknyus Sekitar Kebun Raya Bogor, Tempat Makan yang Sejuk, Nyaman dan Enak
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
Pulang ke Persebaya Surabaya? Andik Vermansah Dapat Tawaran dari 5 Klub, Ingin Kembali Bermain di Kasta Tertinggi
