
Ardhi ingin semua pihak menjaga perkataan
JawaPos.com - Manajer Persija Jakarta, Ardhi Tjahjoko, akhirnya berkomentar terkait sindiran Umuh Muchtar. Dia berharap manajer Persib itu tak bikin gaduh jelang laga 30 Juni mendatang.
Seperti diberitakan sebelumnya Umuh memang sempat bilang Persija takut karena tetap ingin melawan Persib di Stadion Perguruan Tinggi Ilmu Kepolisian (PTIK). Menurutnya Stadion PTIK dinilai belum layak seratus persen.
Ardhi yang mendengar komentar itu langsung bukan suara. Dia bilang kalau tak ada alasan yang bikin Persija takut melawan Persib.
“Kenapa harus takut? Saya sudah bilang main di Bandung juga tak masalah.PTIK itu kan kandang Bhayangkara FC dan sudah beberapa kali dipakai untuk pertandingan. Lalu, juga sudah mendapat approval dari PT LIB. Lantas apa masalahnya?,” ujar Ardhi saat berkomentar di salah satu akun Instagram fans Persija.
Harusnya, Umuh dan semua pihak menjaga diri jelang laga nanti. Ditakutkan ke depannya bisa berdampak negatif.
“Kita sebagai manajer harusnya jangan membuat suasana jadi gaduh atau tidak kondusif. Mari sama-sama ciptakan suasana yang damai, tenang, aman untuk kemajuan sepak bola Indonesia. Tetap semangat,” pungkas Ardhi.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
17 kuliner Legendaris di Surabaya yang Wajib Dicicipi Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
