
Pemain Timnas U-23 Indonesia, Riko Simanjuntak, coba melewati adangan pemain Thailand.
JawaPos.com - Timnas U-23 Indonesia gagal membalas dendam atas kekalahan 1-2 dari Thailand pada perjumpaan pertama di Stadion PTIK, Kamis (31/5). Dalam pertemuan kedua di Stadion Pakansari, Bogor, Minggu (3/6), tim asuhan Luis Milla harus puas bermain imbang tanpa gol.
Dalam laga tersebut, Milla sebenarnya sudah melakukan rotasi pemain. Juru racik asal Spanyol itu hanya mempertahankan lima pemain yang sama dengan laga uji coba pertama.
Namun, tetap saja Thailand bermain lebih dominan pada awal pertandingan. Mereka bahkan mampu mengurung pertahanan Indonesia lewat operan-operan pendek antarlini.
Strategi tersebut membuat Indonesia lebih mengandalkan serangan balik. Tak hanya itu, Hansamu Yama Pranata dan kawan-kawan juga memilih memakai umpan jauh untuk mengalirkan bola ke depan.
Meski menguasai bola, Thailand masih kesulitan menciptakan gol. Di sisi Indonesia, Indonesia pun harus susah payah untu bisa menembus pertahanan Thailand.
Indonesia mendapat peluang emas pertama pada menit ke-36. Tendangan melambung Hansamu hampir berbuah gol andai tak ditepis kiper Thailand. Thailand pun sempat mendapat peluang emas jika kiper M. Ridho tak sigap.
Selepas skor tanpa gol bertahan sampai jeda, Milla coba melakukan perombakan strategi pada paruh kedua. Namun, tetap saja tak mampu mengubah peruntungan.
Thailand dua kali mengancam gawang Indonesia melalui sepakan bebas Ratchanat Arunyapairot dan Settawut Wongsai. Akan teapi, dua peluang itu tak menjadi gol.
Indonesia bukan tanpa peluang, Muhammad Hargianto sempat melepaskan tembakan spekulasi pada pertengahan babak pertama yang masih melambung dari mistar gawang Thailand.
Pergerakan bek kanan Indonesia, Gavin Kwan Adsit, juga sempat merepotkan lini pertahanan Thailand meski gagal berbuah gol.Hingga pertandingan berakhir, skor imbang tanpa gol tetap bertahan.
SUSUNAN PEMAIN
Indonesia: 33-Muhammad Ridho (Teja Paku Alam 46′); 18-Gavin Kwan Adsit, 23-Hansamu Yama Pranata, 15-Ricky Fajrin, 28-Rezaldi Hehanusa (Andy Setyo 82′); 20-Riko Simanjuntak (Osvaldo Haay 82′), 8-Muhammad Hargianto, 13-Febri Haryadi, 19-Hanif Sjahbandi (Zulfiandi 78;); 29-Septian David Maulana (Saddil Ramdani 60′); 12-Lerby Eliandrdy (Alberto Goncalves 45′)
Thailand: 20-Nont Muangngam; 3-Suriya Singmui (Apisit Sorada 81′), 5-Shinnaphat Leeaoh (Chatchai Saengdao 78′), 10-Chaiyawat Buran (Ekanit Panya 46′), 15-Saringkan Promsupa; 6-Sansern Limwatthana, 11-Tanasith Siripala (Sorawit Panthong 60′), 14-Montree Promsawat, 17-Jakkit Wachipirom, 16-Phitiwat Sookjitthammakul, 19-Poramet Arjvilai

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
11 Rekomendasi Gudeg Terenak di Jakarta, Kuliner Manis yang Tak Kalah Legit Seperti di Jogjakarta
Terkendala Lahan dan Faktor Teknis, 7 Koperasi Merah Putih di Sukoharjo Jawa Tengah Belum Dibangun
