
Alberto
JawaPos.com - Setelah berkarir di Indonesia selama kurang lebih 11 tahun, akhirnya striker naturalisasi Sriwijaya FC, Alberto "Beto" Goncalves mendapatkan kesempatan untuk memperkuat Tim Nasional (Timnas) Indonesia. Dia dipanggil untuk memperkuat Merah Putih dalam laga persahabatan melawan Timnas Thailand pada 31 Mei mendatang.
Kiprah Beto - sapaan akrabnya, di persepakbolaan Indonesia tak diragukan lagi. Striker kelahiran Brasil ini sudah memperkuat sejumlah tim di Indonesia.
Beto pertama kali datang ke Indonesia dan memperkuat Persipura Jayapura pada 2007. Setelah itu, dia hijrah ke beberapa tim seperti Persijap Jepara, Arema Cronus, Penang FA (Malaysia) hingga bergabung bersama Sriwijaya FC hingga saat ini.
Beto akhirnya dipercaya untuk memperkuat Timnas Indonesia pada laga persahabatan melawan Thailand, 31 Mei mendatang. "Saya pikir itu adalah hadiah bagi saya," ujarnya di Malang, Sabtu (26/5), kepada JawaPos.com. Beto bakal melakoni debutnya bersama Timnas Indonesia dalam umur yang sudah uzur yakni 37 tahun.
Di Liga 1 2018, Beto telah mengoleksi empat gol bersama Sriwijaya FC. Dia mengaku senang karena kerja kerasnya di Indonesia selama ini membuahkan hasil.
"Selama 11 tahun, bisa dilihat sendiri bagaimana saya bekerja keras di setiap tim yang saya perkuat. Apapun timnya, saya selalu kerja keras," tuturnya.
Bahkan, Beto juga mengaku jdirinya harus rela meninggalkan keluarganya di Brasil untuk berkarir di Indonesia. Namun dia merasa pengorbanannya tersebut kini telah membuahkan hasil.
"Keluarga dan anak saya semua tahu. Saya tinggalkan mereka di Brasil. Semua jauh. Sebelas tahun saya jauh dari keluarga, saya libur cuma satu bulan saja. Inilah hadiah buat saya," imbuhnya.
Sebelumnya, Beto sempat mengikuti proses naturalisasi bersama Cristian Gonzales untuk memanfaatkan peluang masuk Timnas Indonesia pada 2010 lalu. Namun, harapannya berseragam Merah Putih harus pupus karena ketika itu dia mengalami cedera cukup parah saat masih memperkuat Persipura.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
11 Rekomendasi Gudeg Terenak di Jakarta, Kuliner Manis yang Tak Kalah Legit Seperti di Jogjakarta
Terkendala Lahan dan Faktor Teknis, 7 Koperasi Merah Putih di Sukoharjo Jawa Tengah Belum Dibangun
