
Starting XI PSIS Semarang.
JawaPos.com - PSIS Semarang menelan hasil buruk di pekan ke-10 Liga 1 2018. Bertandang ke markas Sriwijaya FC, Selasa (22/5) malam WIB, PSIS dihajar empat gol tanpa balas.
Gawang PSIS kawalan Aji Bayu Putra sempat aman sepanjang babak pertama. Namun ia justru kebobolan empat gol di babak kedua tepatnya menit 51, 56, 64, dan 70.
"Di babak pertama permainan kami sudah baik, tapi memang banyak peluang yang tidak dapat diselesaikan," sesal pelatih PSIS, Vincenzo Alberto Annese. "Ke depan kami akan melakukan evaluasi lagi agar mental para pemain kembali semangat," tambahnya.
Menurut pelatih asal Italia tersebut, mental skuad PSIS mulai runtuh saat Sriwijaya mencetak gol pertama. Karena itu tiga gol tambahan tuan rumah dapat terjadi dalam waktu yang relatif singkat.
Kekalahan ini membuat PSIS terpuruk di dasar klasemen Liga 1. Dari 10 pertandingan, Laskar Mahesa Jenar baru bisa mengumpulkan delapan poin.
"Pelatih kami sudah bagus. Tapi kami para pemain mungkin memang tidak mudah untuk beradaptasi, sehingga terjadi kecolongan," ungkap bek PSIS, Haudi Abdillah.
Selanjutnya PSIS kembali melakoni pertandingan kandang. Pada 28 Mei 2018, mereka dijadwalkan menjamu Mitra Kukar di Stadion Maguwoharjo.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
17 kuliner Legendaris di Surabaya yang Wajib Dicicipi Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
