
Robert Rene Alberts sebut reaksi para pemain Borneo FC terlalu berlebihan
JawaPos.com - Pelatih PSM Makassar, Robert Rene Alberts menyayangkan insiden kericuhan yang terjadi dan melibatkan pemain Borneo FC dengan ofisial pertandingan khususnya wasit. Robert Alberts mengatakan, pertandingan yang sebenarnya sudah cukup menarik justru dinodai dengan insiden di luar dugaan.
Dalam pertandingan Sabtu (19/5) malam WIB, PSM maupun Borneo FC disebutnya sama-sama mempertontonkan permainan yang cukup menarik. Sayangnya, setiap keputusan wasit justru diprotes berlebihan tim tamu. Dalam laga itu, PSM berhasil menang 1-0 berkat gol Guy Junior pada menit akhir.
"Setiap keputusan wasit, mereka (Borneo FC) seperti tidak terima. Borneo FC memainkan sepak bola seperti sedikit mengintimidasi. Tapi, sebenarnya mereka bermain gemilang dengan sepenuh hati. Tapi, reaksi mereka setelah kami memimpin 1-0 pada menit akhir, mungkin terlalu berlebihan," beber Robert Alberts dalam jumpa pers usai pertandingan.
Robert Alberts mengungkapkan beberapa tindakan Borneo FC mengundang reaksi. Baik dalam pertandingan maupun setelah laga berakhir. "Saya sudah berkomunikasi dengan pemain Borneo FC. Dan mereka mengakui kalau pelanggaran yang membuat kami mendapat tendangan bebas pada menit akhir memang benar-benar pelanggaran," sebut pelatih asal Belanda tersebut.
Di lain sisi, Robert Alberts menghargai upaya kerja keras yang dilakukan Borneo FC dalam laga tersebut. Meski akhirnya, Pesut Etam harus pulang dari Makassar dengan kekalahan.
"Mereka (Borneo FC) bermain secara bagus dan kerja keras, meski dibumbui intimidasi," sebut Robert Alberts.
Sementara itu, pahlawan PSM, Guy Junior mengungkapkan bahwa kemenangan itu merupakan hasil dari kerja keras seluruh pemain. Dia pun bersyukur diberikan kepercayaan oleh pelatih untuk tampil dan mengambil tendangan bebas.
"Saya tentu sangat bersyukur sekali, karena diberikan kesempatan untuk mengambil tendangan bebas itu. Saya bicara dengan pemain lain dan mereka tak masalah saya yang mengambil. Saya yakin saat itu menjadi momen untuk meraih kemenangan dan terbukti," ucapnya.
Guy menambahkan kemenangan tersebut juga tak lepas dari dukungan suporter. Tiga angka tersebut menambah rasa percaya diri tim untuk menghadapi pertandingan selanjutnya.
Untuk sementara, PSM menempati peringkat kedua klasemen Liga 1 2018 dengan koleksi 17 poin dari 9 laga.

10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
Koperasi Desa Merah Putih di Pakuhaji Sepi dan Bangunan Sederhana, Dinkop UMKM Tangerang: Tidak Dibangun dari Dana Agrinas
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
Kemendiktisaintek Ubah Nama Prodi Teknik jadi Rekayasa, ini Daftarnya
12 Rekomendasi Mall Terbaik di Tangerang 2026: Destinasi Belanja, Kuliner & Lifestyle Favorit
Update Klasemen Usai MotoGP Catalunya 2026: Jorge Martin Gigit Jari, Bezzecchi Masih Tak Tersentuh
Jadwal Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Siap Jaga Konsistensi di Barcelona
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
Sekjen Laskar Merah Putih Minta Presiden Perhatikan Para Jaksa: Mereka Belum Dapat Apresiasi yang Proporsional
Jadwal dan Link Live Streaming Moto3 Catalunya 2026! Misi Berat Veda Ega Pratama Start P20
