
Milan Petrovic dan Joko Susilo berjabat tangan usai serah terima jabatan pelatih kepala Arema beberapa waktu lalu.
JawaPos.com - Setelah resmi menggantikan Joko Susilo sebagai pelatih kepala Arema FC, Milan Petrovic langsung mengubah strategi permainan anak asuhnya. Salah satunya dengan mengaplikasikan model permainan tim jawara La Liga musim ini, Barcelona.
"Saya ingin menunjukkan bagaimana cara bermain sepak bola yang bagus. Seperti Barcelona dengan penguasaan bola yang baik," kata Milan beberapa waktu yang lalu.
Barcelona merupakan tim asal Catalan, Spanyol yang dikenal dengan gaya permainan tiki-taka. Yakni permainan yang mengandalkan umpan-umpan pendek, pergerakan yang dinamis, memindahkan bola melalui beragam saluran, dan mempertahankan penguasaan bola.
"Jadi bukan hanya kecepatan dan umpan bola-bola jauh. Tapi lebih ke penguasaan bola, setelah itu baru mencetak gol," lanjut pelatih asal Serbia ini.
Oleh karena itu, pelatih pemegang lisensi UEFA Pro ini pun meminta kepada Aremania (julukan suporter Arema FC) untuk bersabar. Pasalnya, dirinya saat ini tengah berusaha menaikkan tren permainan tim berjuluk Singo Edan ini.
"Saya tidak bisa ubah apapun dalam sehari. Saya butuh waktu. Tapi saya sudah bicara dengan semua pemain masalah ini," pungkas pria 57 tahun itu.
Sebagai informasi, Milan Petrovic mulai menjabat sebagai pelatih kepala Arema FC menggantikan Joko Susilo sejak Senin (14/5) lalu. Pergantian pelatih ini dilakukan karena prestasi Arema yang tak kunjung membaik. Bahkan, saat ini berada di zona merah alias terbenam di dasar klasemen sementara Liga 1 2018.

Prediksi Skor Kolombia vs Ghana di Piala Dunia 2026: Misi Los Cafeteros Lolos 16 Besar, Siap Kirim Pulang Wakil Afrika
Prediksi Skor Australia vs Mesir di 32 Besar Piala Dunia 2026: The Pharaohs Menang Tipis Lewat Duel Sengit
Prediksi Skor Swiss vs Aljazair di Piala Dunia 2026: Granit Xhaka Cs Siap Libas El Khadra Demi Tiket 16 Besar
Prediksi Skor Spanyol vs Austria di Piala Dunia 2026: Lamine Yamal Jadi Pembeda
Prediksi Skor Portugal vs Kroasia di 32 Besar Piala Dunia 2026: Joao Felix Pede Singkirkan Skuad Vatreni!
Brasil vs Norwegia: Memori 1994 dan 1998, Misi Balas Dendam Generasi Emas Erling Haaland di Piala Dunia 2026
Penjelasan Gol Offside Kroasia ke Gawang Portugal! Keputusan Kontroversial di 32 Besar Piala Dunia 2026
Prediksi Skor Spanyol vs Austria: Bursa Taruhan Jagokan La Roja, Opta Klaim Peluang Menang 70,6 Persen
Kemenhub Ungkap Kronologi Putus Kontak Pesawat PK-RCY di Balinggama Papua, Pilot Dilaporkan Meninggal Dunia
Prediksi Skor Portugal vs Kroasia di Piala Dunia 2026: Misi Berat Cristiano Ronaldo Cs Lolos ke 16 Besar
