
Skuad Aceh United bakal waspadai permainan ofensif PSIS.
JawaPos.com - Aceh United bakal melakoni pertandingan kandang perdana melawan Persis Solo di Stadion Harapan Bangsa, Banda Aceh, Sabtu (5/5). Sebelum pertandingan, tim tuan rumah sudah melakukan beberapa evaluasi dan pembenahan termasuk antisipasi serangan balik lawan.
“Dua pertandingan sebelumnya kami hanya mampu meraih satu poin. Ini menjadi bahan evaluasi dan pembenahan kami. Dalam dua pertandingan tersebut kami berhasil menguasai ball possession, namun lemah dalam antisipasi serangan balik,” kata pPelatih Aceh United, Simon Elisstche, Sabtu (5/5).
Jelang laga melawan Persis Solo, Laskar Sultan Iskandar Muda, julukan Aceh United, juga menyoroti kekuatan tim lawan yang mumpuni di setiap lini. Menurut Simon, Persis Solo memiliki komposisi pemain yang komplet, terutama para pemain sayap.
“Persis Solo tim yang bagus, dalam dua laga berhasil meraih enam poin. Gaya permainannya yang ofensif sangat bagus dan memiliki pemain sayap yang kuat. Tentu kami juga memiliki pemain yang sangat kuat. Kami berharap kembali ke performa terbaik,” ujarnya.
Simon menegaskan, dalam pertandingan ini mereka menargetkan poin penuh. Tim asuhannya ingin membuktikan kekuatan permainan mereka di kandang. Karena meraih kemenangan di depan publik sendiri sangat penting untuk membangkitkan kepercayaan diri.
“Kami sudah memperoleh prestasi di kandang, kami akan bermain lebih ofensif dengan dengan adanya sedikit perubahan formasi dan pemain. Kami akan membuktikan bahwa di kandang kami adalah tim yang kuat,” tambahnya.
Ia menilai kecepatan lini serang tim tamu, terutama di posisi winger menjadi perhatian lebih lini pertahanan Aceh United. Kendati demikian, semua pemain lawan akan diwaspadai. Menghadapi Persis Solo, Aceh United merapkan skema 4-3-3 yang dikombinasi formasi 4-4-2.
Sementara itu, pelatih Persis Solo, Jafri Sastra, menyebutkan, para pemainnya dalam kondisi fit dan siap bertanding. Mereka bertekad dan berambisi mencuri poin di tanah Rencong.
“Kami mencoba bermain bagus dan meraih poin, tapi itu tidak mudah. Makanya kami harus bekerja keras dan fokus di pertahanan,” ujar Jafri.
Jafri menilai, melawan Aceh United bukanlah pertandingan yang mudah. Karena tim promosi dari Liga 3 itu memiliki para pemain yang berkualitas yang didatangkan dari Liga 1.
“Aceh United memiliki beberapa pemain yang bagus. Ada beberapa pemain yang pernah saya asuh. Kualitas pemain Aceh United sangat bagus. Apalagi mereka mendatangkan pelatih dari Chile,” pungkas Jafri Satra.

Prediksi Bursa Taruhan Prancis vs Maroko di Piala Dunia 2026: Singa Atlas Bisa Paksa Les Blues Main Lebih dari 90 Menit
Sudah Terima Kompensasi Rp 5 Juta, Pengontrak di Surabaya Diberi Waktu 1 Bulan untuk Pindah
Prediksi Skor Prancis vs Maroko di Perempat Final Piala Dunia 2026: Deja Vu atau Pembuktian Singa Atlas
Artis Arie Nugroho dan Windy Wulandari Berduka Yogi Rahmat Meninggal Dunia
Prediksi Bursa Taruhan Spanyol vs Belgia di Piala Dunia 2026: La Roja Dijagokan Melaju ke Semifinal
10 Besar Penjualan Mobil Juni 2026: BYD Comeback jadi Merek Tiongkok Terlaris Kalahkan Jaecoo
Polisi Temukan Uang Rp60 Miliar di Cafe de Clan Jaksel, Diangkut Pakai 3 Mobil
Prediksi Susunan Pemain Norwegia vs Inggris di Piala Dunia 2026: Lomba Sihir Erling Haaland dan Harry Kane ke Semifinal!
Viral dr. Anggi Aprilyani Masuk Gereja, Tuai Tudingan Penistaan Agama
Gosip Perselingkuhan Lionel Messi Memanas, Sang Istri Tanggapi Rumor Skandal Suami dengan Jurnalis Argentina
