
PSM Makassar kembali telan kekalahan saat bertandang ke Barito.
JawaPos.com - PSM Makassar, kembali gagal mencapai target meraih poin di kandang Barito Putera. Dalam laga pekan keempat di Stadion 17 Mei Banjarmasin, Juku Eja dipaksa tunduk dan harus menerima kekalahan 1-2 oleh Laskar Antasari.
Kegagalan itu menambah panjang rekor buruk PSM Makassar dalam 2 laga terakhir. Di Stadion Mattoangin dalam pekan sebelumnya, PSM sudah lebih dulu menelan pil pahit setelah takluk dengan skor 2-3 kala meladeni Persela Lamongan.
Pelatih kepala PSM, Robert Rene Alberts mengungkapkan, kegagalan meraih hasil sempurna dalam laga kandang dan tandang ini adalah sebuah hasil yang sama sekali tak bisa diduga. Meskipun dia tak pernah berharap mendapatkan kekalahan dalam setiap laga yang dilakoni.
"Ini sepakbola. Sekuat apapun tim, hal tak diduga itu bisa saja terjadi. Manchester City, kalah 3 kali beruntun, tapi ujung-ujungnya mereka juara juga. Seperti itulah sepakbola. Tak ada satupun tim di dunia ini yang menginginkan kekalahan," kata Robert, Selasa (17/4).
Robert mengaku, proses rotasi pemain pascaabsennya 3 pemain inti sangatlah berpengaruh terhadap keseimbangan tim. Pelatih berkebangsaan Belanda ini tak mengaku resah melihat kondisi pemain yang berpengaruh ke dalam pertandingan.
"Ini saya rasa jelas ada pengaruhnya. Tim sekelas Real Madrid yang harus kehilangan Ronaldo dan Barcelona tanpa Messi, pasti jelas akan berpengaruh besar dalam pertandingan di lapangan," ucapnya.
Kondisi itu menurut Robert, menandakan bahwa persaingan antara tim satu dan lainnya dalam kompetisi ini sangatlah ketat. Untuk itu, semua tim dinilainya akan terus melakukan pembenahan-pembenahan untuk bisa mendapatkan target yang diharapkan.
Terakhir, Robert menekankan tak ingin terlalu larut menanggapi kekalahan tersebut. Selain kompetisi yang dinilainya masih cukup panjang, timnya pun perlahan terus dibenahi.
Kekalahan dalam 2 laga terakhir terpaksa mengempaskan posisi tim Ayam Jantan dari Timur. Setelah turun ke peringkat 4 di pekan ketiga, PSM kembali turun ke peringkat 7 klasemen sementara dengan mengantongi 6 poin.

Persebaya Surabaya Rayakan Kembalinya Bruno Moreira, Bonek Kompak Satu Suara
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Link Live Streaming Semifinal Uber Cup 2026 Indonesia vs Korea Selatan dan Line-up Pertandingan
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
